Liputan : Tim
Luwu Timur, batarapos.com – Setelah menerima aspirasi masyarakat nelayan soal sulitnya membeli BBM Subsidi di SPBU, anggota DPRD Luwu Timur Libatkan TNI Polri dan Camat.
Pertemuan lanjutan pembahasan rencana verifikasi ulang surat rekomendasi pembelian BBM subsidi ini berlangsung di Kantor Camat Wotu, Selasa 23 Desember 2025.
Dalam pembahasan tersebut dihadiri Anggota DPRD Luwu Timur, Muhammad Nur alias Cicik, Camat Wotu, Kapolsek Wotu, Danramil Wotu, pihak SPBU dan perwakilan masyarakat Nelayan.
” Ini Pembahasan persamaan persepsi dalam melakukan verifikasi faktual data nelayan yang sudah terdata, sehingga dapat dipastikan nelayan yang sesungguhnya sebagai bahan dinas Perikanan mengeluarkan Rekomendasi,” Kata Muhammad Nur.
Anggota DPRD Luwu Timur Dapil Wotu-Burau ini menegaskan bahwa setelah verifikasi dilakukan tidak ada lagi dugaan manipulasi rekomendasi yang menguntungkan pihak-pihak tertentu.
” Data yang sudah diverifikasi akan disandingkan dengan data Dinas Perikanan, jika ditemukan data tidak sesuai hasil verifikasi akan kami minta untuk dihapus,” Tegas Cicik.
Saat ini jumlah surat rekomendasi BBM subsidi jenis Solar yang diterima oleh SPBU Wotu Sebanyak 188, jumlah ini dinilai tidak masuk akal untuk penggunaan BBM solar khusus nelayan aktif di Wotu.
Sementara di kecamatan Wotu juga ada SPBN khusus nelayan yang kuotanya sebanyak 5 ton, sehingga diprediksi dengan jumlah surat rekomendasi, penggunaan BBM solar untuk nelayan diatas 10 ton per hari.
Hal ini menjadi jawaban untuk semua masyarakat pengguna BBM solar yang kesulitan mendapatkan pembelian BBM subsidi jenis solar di SPBU Wotu lantaran kuota SPBU maksimal hanya 16 ton terkadang 8 ton sementara kuota rekomendasi diatas 10 ton.













