12 Januari 2026, 3:12 pm

AMLT Serahkan Alat Musik kepada WMC, Bantuan dari PT Vale

Liputan : Tim

Luwu Timur, batarapos.com – Asosiasi Musisi Luwu Timur (AMLT) serahkan bantuan alat musik dari PT Vale Indonesia kepada Wasuponda Music Community (WMC) yang dilaksanakan di Bukit Makmur Tabarano, Sabtu (10/1/2026).

Sebelumnya, AMLT mengukuhkan WMC sebagai komunitas musik yang secara resmi berada di bawah naungan AMLT. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan live musik perform Musisi Wasuponda, sejumlah grup band lokal tampil meriahkan acara tersebut dan menghibur para tamu undangan.

Ketua WMC, Ferdy Simon mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada PT. Vale Indonesia.

” Kami Musisi Wasuponda yang bersatu dalam komunitas Wasuponda Music Community tentu merasa terbantukan dengan alat musik yang diberikan kepada kami. Setahu kami, bantuan alat musik sperti ini baru terjadi di malam ini dan di tempat ini. Puluhan tahun berlalu, malam ini nyata kami WMC terima alat musik dari PT Vale Indonesia melalui AMLT,” Ucapnya.

Olehnya itu, lanjut Ferdy Simon yang akrap disapa Nengge. Sudah sepatutnya mengucapkan terimakasih kepada PT Vale Indonesia terkhusus AMLT yang menjadi fasilitator dan memperjuangkan WMC mendapatkan bantuan alat musik ini.

” Semoga dengan adanya bantuan alat musik ini, WMC makin eksis aktif menjalan program kerja sesuai dengan bidangnya. Salam budaya, salam musisi. Musisi Wasuponda maju dan Sejahtera. Luwu Timur Juara, Maju dan Sejahtera,” Tambah Nengge.

Camat Wasuponda, melalui sekcam, Anita Lainus mengucapkan selamat kepada WMC yang telah dikukuhkan oleh AMLT dan telah menerima bantuan alat musik dari PT Vale Indonesia.

” Selamat kepada rekan-rekan WMC, semoga WMC ini menjadi wadah musisi bagi pemuda dan pemudi di Kecamatan Wasuponda. Menjadi wadah yang bermanfaat dan melaksanakan program-progaram yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah kecamatan Wasuponda,” Ucapnya

Menurutnya, alat musik yang telah diterima WMC ini, agar dipergunakan sesuai peruntukannya.

” Kami selaku pemerintah, tentu mendukung kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat dan daerah khususnya kecamatan Wasuponda,” Sambungnya.

Sementara itu, Ketua AMLT, Risal Mujur dalam sambutannya menegaskan bahwa bantuan alat musik yang diberikan kepada WMC itu untuk dipergunakan sebagaimana peruntukannya, bukan dimiliki secara pribadi.

” Tiga minggu berturut, WMC tidak pergunakan alat musik ini sesuai peruntukannya, maka AMLT berhak menarik kembali. itu sudah menjadi kesepakatan kita bersama,” Ujar Risal Mujur.

Dalam kesempatan ini, Mujur juga menyampaikan untuk melancarakan program kerja, WMC sebaiknya membangun komunikasi ke semua pihak, komunitas, forum, UMKM, pemerintah desa dan pemerintah kecamatan serta pihak kepolisian polsek Wasuponda. Hal ini penting dilakukan agar terbangun sinergi dan kolaborasi.

” Kita berada di eranya sinergi dan kolaborasi, sebab musik itu masuk di semua kalangan. Namun, demikian, hal yang penting untuk WMC lakukan setelah acara ini. Kebetulan ada pihak pemerintah kecamatan Wasuponda hadir dalam kegiatan ini. WMC harus memiliki sekertariat yang difasilitasi oleh pemerintah, bukan rumah pribadi. Seperti di wilayah kecamatan Nuha. Pihak pemerintah kecamatan Nuha itu memberikan wadah berupa bangunan untuk dijadikan sekertariat oleh komunitas musik Nuha Music Shelter (NMS), sifatnya pinjam pakai. Kami berharap pemerintah kecamatan Wasuponda juga melakukan hal yang sama terhadap WMC, memberikan wadah berupa bangunan untuk dijadikan sekretariat WMC,” Jelas Mujur.

Menurut Mujur, hal ini penting dilakukan agar alat musik yang diberikan kepada WMC tidak terkesan milik pribadi, tapi milik bersama WMC, dipergunakan sesuai peruntukannya.

” Kenapa demikain, karena ini berdasarkan pengamatan saya. Sebenarnya, bantuan-bantuan seperti ini sudah banyak disalurkan seperti dari pemda Luwu Timur, karena tidak ada sistem pengelolaannya dibuat oleh kelompok yang diberikan, dampaknya bantuan tersebut terkesan menjadi milik pribadi dan dipergunakan tidak produktif. Nah kalau kita di AMLT kita buatkan sistem, ya itu tadi sekretariat tidak boleh rumah pribadi, tiga kali berturut tidak produktif pergunakan alat musik, ya kami tegas akan menariknya kembali,” Pungkas Mujur.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan