22 Januari 2026, 1:56 am

Data Dinkes Ungkap Wilayah Lingkar Tambang Jadi Penyumbang Kasus ISPA Tertinggi di Morowali Utara

Liputan : Rudini

Morowali Utara, batarapos.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali Utara merilis laporan analisis terkait sebaran kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) periode 2023-2026.

Dalam laporan tersebut, pihak Dinkes menyoroti fenomena tingginya angka kunjungan pasien ISPA yang terpusat di fasilitas kesehatan wilayah operasional pertambangan.

Ada 3 klinik dengan angka pasien tertinggi, diantaranya : Klinik Afifa (Kolonodale) mencatat total 3.189 kasus pada tahun 2025 dan 340 kasus per Januari 2026. Klinik Krishna (Desa Bunta) menangani 2.707 kasus pada tahun 2025 dan 256 kasus per Januari 2026 dan Klinik Stardust Estate Investment (Desa Bunta) mencatat 1.395 kasus pada tahun 2025 dan 7 kasus per Januari 2026.

Diketahui ketiga klinik tersebut semua beroperasi dalam lingkar tambang di Kabupaten Morowali Utara.

Adapun untuk trend ISPA di beberapa puskesmas atau klinik di luar lingkar tambang cenderung menunjukkan angka yang fluktuatif dan rendah. Seperti puskesmas Baturube 488 kasus pada 2025 dan 25 kasus per Januari 2026. Puskesmas Potowe Indolijo 392 kasus pada 2025 dan 15 kasus per Januari 2026. Dokkes Polres Morowali Utara hanya 29 kasus pada 2025 dan 0 kasus per Januari 2026.

Selain itu pihak Dinkes juga mencatat bahwa mobilitas penduduk yang tinggi dan pencemaran udara menjadi penyebab terjadinya lonjakan kasus.

Menyikapi temuan ini, Dinas Kesehatan mengeluarkan rekomendasi strategis bagi pihak-pihak terkait.Dinkes menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor untuk melakukan langkah nyata dalam penanggulangan polusi udara.

Selain itu, Dinkes mengimbau masyarakat untuk menerapkan kembali Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menggunakan masker, terutama di wilayah kerumunan atau area terpapar polusi. dan segera melakukan pemeriksaan medis jika menemukan gejala seperti batuk, demam, atau sesak napas.

Dinkes berharap melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri di wilayah tambang, angka kasus ISPA dapat ditekan demi kesehatan publik yang lebih baik.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan