27 Januari 2026, 1:49 am

DLH Morowali Utara Evaluasi Pengendalian Debu Tambang, Perusahaan Diminta Tingkatkan Komitmen

Liputan : Rudini

Morowali Utara , batarapos.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Morowali Utara menindaklanjuti meningkatnya pencemaran udara akibat partikel debu dari aktivitas pertambangan dan industri yang berdampak pada kesehatan masyarakat lingkar tambang, khususnya meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Morowali Utara, Ir. Syarifudin, ST., MT. menegaskan bahwa kondisi tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat sehingga perlu segera dilakukan langkah konkret dan terukur untuk mencegah dampak yang semakin meluas.

Sebagai tindak lanjut, DLH Morowali Utara menggelar pertemuan evaluasi bersama perusahaan tambang dan industri pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Kantor DLH Kabupaten Morowali Utara.

Pertemuan ini dihadiri sekitar 20 perwakilan perusahaan tambang dan industri yang beroperasi di wilayah Morowali Utara.

Sebelumnya, pada 14 Januari 2026, DLH Morowali Utara telah menyampaikan surat resmi perihal peningkatan kewaspadaan dan antisipasi dampak musim kemarau, khususnya terkait pengelolaan dan pengendalian debu akibat aktivitas pertambangan dan industri. Namun demikian, hingga saat ini dampak debu masih dirasakan masyarakat di wilayah Kecamatan Petasia, Petasia Barat, dan Petasia Timur.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati sejumlah langkah pengendalian debu yang wajib dilaksanakan oleh perusahaan, antara lain:

– Melakukan penyiraman rutin dan intensif pada jalan hauling dan area operasional selama jam kerja.
– Menambah armada water tank untuk mendukung pengendalian debu.
– Meningkatkan intensitas penyiraman pada siang hari saat cuaca terik serta pada jam-jam dengan mobilisasi kendaraan tinggi.
– Membatasi kecepatan kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.
– Membatasi operasional kendaraan pada waktu-waktu krusial peningkatan debu.
– Menggunakan teknologi pengendalian debu yang lebih efektif dan ramah lingkungan.
– Melakukan penyiraman di wilayah permukiman masyarakat yang terdampak.
– Membagikan masker secara berkala kepada masyarakat sekitar.

Menyampaikan laporan harian dan bulanan terkait upaya pengelolaan dan pengendalian debu kepada DLH Morowali Utara. Melalui kesepakatan ini, DLH Morowali Utara berharap dapat meningkatkan komitmen dan keseriusan penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan dalam mengendalikan dampak lingkungan dari aktivitas operasionalnya, sehingga kualitas udara di wilayah lingkar tambang dapat kembali bersih, sehat, dan aman bagi masyarakat.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan