28 Januari 2026, 7:52 pm

Istri Imam Masjid di Bone Tewas Ditikam Anak Kandung Saat Sholat

Liputan : Yusri

Bone, batarapos.com – Isak tangis kediaman pasangan suami istri (Pasutri) Nursidah dan Elli, warga, Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone sontak pecah. Ditengah keheningan keluarga sederhana ini.

Di pagi buta, tepatnya rabu 28 Januari 2026 sekitar pukul 05:30 wita menjadi saksi bisu sujud terakhir Nursidah saat menjalankan sholat di gubuk sederhananya, selama ini mendampingi suami tercinta selaku Imam Desa di Liliriawang.

Nursidah malang meregang nyawa ditangan anak Bungsunya berinisial FT, saat tengah menjalankan sholat subuh dirumah panggung sederhananya di Dusun Gattungenge. Peristiwa tragis dan cukup memilukan ditengah keluarga pasutri ini berawal dari kehadiran si anak bungsu almarhum dirumah tersebut.

” Baru tiga hari datang ini pelaku dari Palopo, mamanya orang di sana, “terangnya Andi Kansar.

Saat itu korban tengah melaksanakan sholat subuh dirumah panggung miliknya, namun kali ini ia tidak mendampingi suami tercinta ke Mesjid seperti biasanya, korban hanya ditemani si anak bungsu saat peristiwa berdarah terjadi.

Mulanya korban tidak menaruh rasa curiga terlebih berprasangka buruk terhadap inisial FT, namun suasana itu sontak berubah drastis saat korban tengah melaksanakan sholat subuh. Fikiran jahat hingga merubah tingkah laku anak keduanya itu berubah menjadi mala petaka.

Ditengah situasi keheningan menjelang fajar di tengah khusyuknya Nursidah beribadah, tiba-tiba tusukan benda tajam mengarah dan mengenai tepat punggung korban yang diayungkan terduga pelaku dari arah belakang secara membabi buta. Tidak hanya punggung, tusukan benda tajam juga mengenai dada korbannya hingga terdapat 5 kali tusukan menganga ditubuh korban dan tewas di tempat.

” Sebelum bapaknya pergi sholat subuh di masjid, ini anaknya sementara membaca alquran di rumahnya bersama korban, Anaknya almarhum memang sakit jiwa kasian, baru tiga hari datang dari Belopa , “kata Andi Kansar saat di konfirmasi di TKP.

Usai melakukan aksinya, wanita singel berumur 26 tahun ini langsung menyerahkan diri di kantor Polsek Bengo, Polres Bone, sesaat setelah insiden berdarah terjadi dengan seorang diri berjalan kaki menyusuri jalan Poros Bone -Makassar.

Detik-detik terduga pelaku FT saat menyerahkan diri juga beredar di group WhatsApp, terlihat FT tengah berfhoto mengenakan kaos berwarna biru langit dengan aparat kepolisian saat berada di Polsek Bengo.

” Dia sendiri pergi jalan kaki, tapi singgah dulu di Asrama tentara (Yon Armed 21/105 Tarik/Kawali red), disitu dia melapor kalau sudah na bunuh orang tuanya, “terangnya.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan