Ada KPM BPNT Terlantar Terdaftar Tanpa Kartu, Agennya Berulah, Ini Penampakan TKSK 

228

Gowa, batarapos.com – Ada diantara mereka tidak menerima kartu atm sejak tahun 2018, padahal namanya tercatat dalam daftar penerima bantuan, buruknya penanganan yang didapatkan KPM hingga saat ini, telah menimbulkan keanehan dan kecurigaan serta tanda tanya besar.

Informasi data jumlah orang miskin penerima BPNT Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang diterima batarapos.com diperkirakan berjumlah 651 orang. Berdasarkan hasil verifikasi tersebut rumah mereka ditempeli stiker “Keluarga Miskin Penerima Bantuan Sosial”.

Proses penyaluran bantuan seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun bantu tunai Program Keluarga Harapan (PKH) masih terus bergulir dan berjalan seperti dari waktu kewaktu sebelumnya diwilayah ini, namun karena tidak memiliki kartu terpaksa hanya bisa gigit jari, dan menjadi penonton walaupun tidak menerima bantuan sama sekali akan tetapi rumah mereka tetap ditempeli stiker, dimana jumlah secara keseluruhannya belum diketahui secara pasti akibat informasi ini seperti terkesan sengaja ditutup-tutupi dari pihak yang memiliki kepentingan tertentu.

Menurut informasi yang diterima, akibat nama mereka masuk daftar penerima BPNT tersebut, sejumlah bantuan pemerintah lainnya yang disalurkan sejak selama Pandemi Covid 19 mewabah juga tidak dapat dinikmati.

Diantara KPM tanpa kartu tersebut yang kelihatan terombang ambing dan terlantar akhirnya bisa disambangi batarapos.com serta mengungkapkan cerita seakan mereka yang bersalah telah menjadi warga miskin. Padahal negara telah bertangung jawab namun yang diperkaya dan disejahterakan adalah orang lain atau oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Diana Dg.Ngasseng (43) misalnya terdaftar sejak tahun 2018 adalah anggota KPM BPNT dengan nomor kartu 1946902481682690, DTKS_IDRUTA nomor 7306011007000600, selain itu adalah merupakan peserta yang terdaftar menjadi anggota PKH dengan nomor peserta 730601130900614, nomor rekening Bank BNI 945169939 yang tidak pernah sama sekali memegang kartu atm miliknya yang dapat digesek pada setiap bulan hingga saat ini. Mengatakan telah mengisi formulir pengambilan kartu dan menanda tanganinya pada 2018, Kamis, (3/6/2021).

Pernah ka di Kantor Camat (Kecamatan Bontonompo Selatan) ada mi formulir anuku (BPNT) dari Bank BNI sudah diisi toh, sudah ditanda tangani, kemudian dikantor camat dibilang mau diambil itu anu kartu. Kan anteri maki disana waktu bulan puasa tahun 2018“, tuturnya.

Waktu itu Diana juga menceritakan bahwa setelah lama menunggu, kemudian bertanya kedalam menemui Karlinda Daeng Sunggu agen BPNT Desa Jipang “kenapa saya tidak dipanggil masuk ?“, Karlinda Daeng Sunggu bilang “siniki dulu tanda tangan !“, setelah bertanda tangan anggota KPM ini kembali bertanya “dimana diambil itu kartu ?“, Agen BPNT tersebut kemudian menjawab “tunggu maki dirumah menunggu nanti saya bawakan“. Namun KPM Diana Dg.Ngasseng harus menelan kekecewaan.

Sampai sekarang tidak ada (bahkan) berapa kali ka (saya) kerumahnya. Banyak ji dapat warga lain“, cetusnya.

Sambungnya lagi, baik susulan maupun penambahan kouta semua dapat, mengapa sebagai peserta daftar lama tidak dapat. Padahal keterangan Bank BNI membenarkan daftar sebagai peserta BPNT.

Berapa kali kerumahnya pendamping BPNT (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)) tiga kali kah itu ke Deang Lallo tahun 2018 (dia) bilang tunggu maki ini kemungkinan kartu ta tercecer“, kata Diana Dg.Asseng yang tidak habis fikir kemana kartu ATM BPNT miliknya.

Bahkan kata Diana lagi TKSK BPNT bernama lengkap Rafiuddin Daeng Lallo tersebut tidak ingin mengantarnya sebagai KPM yang berada dibawah tanggung jawabnya kekantor Bank BNI, Dg.Lallo mengatakan “jangan maki capek-capek turun“, ucapnya mengulangi kalimat TKSK kepadanya.

Keterangan Diana ternyata tidak sampai disini,   dia mengungkapkan penampakan tiba-tiba secara misterius salah satu kartu ATM milik peserta lainnya yang bernasib sama yakni Samsia Dg.Kanang yang juga terdaftar sejak tahun 2018. Dengan nomor kartu 1946902480783127, DTKS_IDRUTA nomor 7306011007000626, dan berdasarkan penerbitan masa berlaku kartu tercatat 19/02/02 atau tanggal 02 Februari 2019.

Ironisnya Kartu ATM BPNT milik Syamsiah Dg.Kanang (54) tersebut akhirnya berhasil muncul kepermukaan namun diketahui setelah memasuki tahun 2020 berdasarkan pengakuan KPM.

Diana mengatakan saat itu tidak sendiri masih ada KPM lainnya bernama Hawania Dg.Lu’mu (38) ketika menyaksikan kartu Syamsiah Dg.Kanang diterima yang bersangkutan ditempat rumah kediaman TKSK BPNT Rafiuddin Dg.Lallo.

Pernah ka juga datang kerumahnya Daeng Lallo sama Syamsiah Dg. Kanang, na bilang (Rafiuddin Dg. Lallo) “menunggu maki disini (dirumah) pergika ambil itu anu ta (Kartu ATM BPNT)”, itu lagi lamaka duduk baru (Rafiuddin Dg.Lallo) kesana (meninggalkan mereka) na ambil itu kartunya Syamsiah Daeng Kanang, tapi kalau saya tidak ada pi“, jelasnya.

Sementara pengakuan Syamsiah Dg.Kanang  dan Hawania Dg.Lu’mu maupun Diana Dg.Ngasseng memaparkan, bahwa saat itu kedatangannya kerumah TKSK BPNT Rafiuddin Dg.Lallo merupakan adalah inisiatifnya sendiri tanpa panggilan maupun pemberitahuan siapapun untuk berusaha mencari hak mereka yang hilang.

Tidak dipanggil ki, saya sendiri datang iyye sama adeku kerumahnya Daeng Lallo (TKSK) saya sendiri lihat ki kartunya Syamsiah Dg.Kanang (diberikan langsung oleh Rafiuddin Dg.Lallo)“, tegasnya.

Agen BPNT Desa Jipang Karlina Dg.Sunggu sangat disayangkan tidak ingin memberi keterangan kepada batarapos.com setelah dihubungi, padahal selaku agen BPNT seperti yang dikabarkan oleh media lain yang bersangkutan diketahui telah berulah dan telah dilaporkan kepolisi oleh korban Rosdiati Majid Dg.Datu yang merupakan mantan Kepala Desa Jipang atas dugaan pelanggaran UU ITE.

Terlebih yang sangat disesalkan adalah keberadaan Rafiuddin Dg.Lallo selaku TKSK BPNT Bontonompo Selatan yang bertugas mendampingi KPM selama ini, ternyata juga tidak ingin dikonfirmasi padahal kesepakatan waktu telah diatur untuk wawancara langsung namun setelah dihubungi berulang kali tidak lagi memberi jawaban. (Zul/Yusri/Agustang).

SebelumnyaPembukaan STQH XXXII Sulsel, Bupati Budiman Doakan Kafilah Luwu Timur Raih Prestasi
SelanjutnyaCek Kesiapan Petugas Hadapi Pilkades 2021, Kapolres Luwu Utara Sambangi Polsek Malangke