Akui Hutangnya, Kepsek SMPN Satap 3 Tellu Limpoe : Secepatnya Akan Dilunasi

1057

Bone, batarapos.com – Kepala Sekolah SMPN Satap 3 Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mengakui perihal piutangnya senilai puluhan juta rupiah kepada Hj. Dugu, penguasaha material asal Kabupaten Soppeng.

Dalam konfirmasinya kepada batarapos.com Jumat, 26 Februari 2021 kemarin H. Jumrang berjanji akan menyelesaikan dalam waktu singkat ini tepatnya pada bulan Maret 2021 mendatang.

Saya akui itu ndi. (Hutangku) sekitar dua belas juta pi lebih bahkan saya sudah koordinasi dengan itu sopir (Pengangkut material). Insya Allah dalam waktu singkat ini Saya akan lunasi mungkin di Bulan Maret ini,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan sehingga terlilit piutang kepada Hj. Dugu, dimana pada saat pembangunan gedung sekolah tahun 2008  melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), pada tahun 2008 silam senilai kurang lebih Rp. 300.000.000.

Dengan kucuran anggaran segar dari pemerintah menggunakan keuangan negara yang berlokasi di Dusun Lakariki, Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe mengalami kendala akibat akses jalan yang tidak memadai.

Sehingga harga material terbilang mahal. Jika harga normal kata dia pada tahun 2008 misalnya Rp. 400.000 per truk sampai dilokasi sudah menyentuh angka 1 juta rupiah per truknya.

Waktu itu ndi, tahun 2008 (Akses) jalan belum diaspal masih batu-batu”, kata H. Jumran.

Kepsek SMPN Satap 3 Tellu Limpoe bahkan masih mengingat persis kendaraan truk pengangkut material kerap melakulan lansiran bahan menuju sekolahnya.

Sebenarnya itu ndi tidak ada sangkut pautnya dengan dana DAK (Dana Alokasi Khsusus) itu hanya semacam hutang pribadi. Saya yang punya urusan dengan (Hj. Dugu) (Pengusaha matetial)”, bebernya.

Terpisah, dalam konfirmasinya Hj. Dugu kepada media ini Minggu (28/2/2021) sangat berterima kasih mendengar kabar baik dari Kepala Sekolah SMPN Satap 3 Tellu Limpoe mengingat beban H. Jumran sudah puluhan tahun silam.

Iyye terima kasih ndi kalau sudah ada janji H. Jumran“, tutupnya. (Yusri)

SebelumnyaDPP Partai UKM Ucapkan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Istri Mayjen (Purn) Tatang Zaenudin
SelanjutnyaTotal Pasien Sembuh di Lutim 3.420, Kasus Baru 3