20 Juli 2024, 9:03 pm

Antara Batching Plant dan JMD, Proyek Jalan Beton di Lutim Belum Digunakan Sudah Rusak, PPK : Rekanan Lambat Tangani !

Liputan : Tim batarapos.com
Editor : Ingrid Tokan

Luwu Timur, batarapos.com – Batching plant, nama alat ini sudah tidak asing lagi di Luwu Timur, alat ini digunakan oleh perusahaan kontruksi untuk memproduksi atau mengolah beton sehingga dapat memperoleh beton ready mix atau beton siap pakai yang digunakan sebagai bahan pengecoran proyek infrastruktur.

Namun rupanya, selain sistem batching plant ada juga sistem acuan JMD (JOB MIX DESIGN) seperti yang digunakan oleh CV. Bumi Makmur Mandiri mengerjakan proyek jalan beton senilai Rp. 497.947.589,46,- di Desa Sumber Alam, kecamatan Tomoni, kabupaten Luwu Timur, yang saat ini tengah berlangsung pekerjaannya.

Sistem kerja untuk acuan JMD ini terhitung simpel, lantaran material seperti pasir, semen, batu pecah dan air diolah secara manual menggunakan excavator lalu dituangkan kedalam truck mixer, lokasi pengolahannya berada di Desa Kalaena, kecamatan Wotu, setelah material tercampur lalu dibawa ke lokasi proyek di Desa Sumber Alam.

Hasil pengolahan beton dengan sistem acuan JMD ini pun sangat cepat menampakkan kualitas, seperti yang nampak baru-baru ini di lokasi proyek jalan beton desa Sumber Alam, jalan beton ini belum sempat digunakan sudah retak alias patah.

Konsultan pengawas proyek tersebut saat dikonfirmasi tidak mampu memberikan penjelasan teknis terkait pengolahan beton dan rusaknya jalan beton sebelum digunakan, ia hanya mengarahkan agar penjelasan itu melalui rekanan proyek.

Terpisah, Normawati selaku PPK dinas PUPR Luwu Timur saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pengolahan beton secara manual tidak melalui proses batching plant lantaran disesuaikan dengan RAB rekanan.

” Untuk RAB dari rekanan memang tdk ada item batcing plant, jadi untuk menutupi itu saya meminta kepada rekanan agar dibuatkan JMD beton di poltek Makassar dengan menyertakan konfersi ke KG yang bisa d konfersi ke bucket,” Kata Normawati.

Ditanya penyebab rusaknya jalan beton sebelum digunakan, Normawati menjelaskan bahwa itu diakibatkan beberapa faktor, dan pihaknya sudah dilalukan pengecekan.

” Keretakan di beton yang sudah dikerjakan, kami bersama tim pengawas sudah mengecek bersama-sama, untuk keretakan sendiri akibat adanya penyusutan beton apalagi beton dengan mutu tinggi penyusutannya semakin cepat, sedang pihak rekanan pada saat itu lambat menangani untuk cuttingnya, untuk pemeliharaan saya sampaikan kepada rekanan agar beton yang retak bisa diinjeksi dengan metode zika beton,” Jelasnya.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

3,001FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan