Liputan : Tim
Luwu Timur, batarapos.com – Aksi bentrok dua kelompok pemuda di kecamatan Wotu berakhir damai.
Kedua kelompok yang terlibat bentrok pemuda dari Desa Bawalipu dan Desa Lampenai.
Mediasi kedua pihak dilakukan di kantor Camat Wotu, yang dihadiri sejumlah pihak, termasuk kedua kepala Desa yang terkait, Sabtu 10 Oktober 2026.
Mediasi berkahir damai dilakukan setelah bentrok kedua yang tejadi Jumat malam, yang mengakibatkan Kapolsek Wotu AKP. Simon Siltu jadi korban pelemparan batu.
Berikut tujuh poin kesepakatan kedua pihak yang disaksikan Polres Luwu Timur dan Camat Wotu.
1. Kedua belah pihak sepakat menghentikan segala bentuk aksi saling serang, balas dendam, intimidasi, penganiayaan dan perusakan.
2. Kedua belah pihak sepakat tidak melakukan mobilisasi massa untuk tindakan kekerasan serta tidak menyebarkan provokasi atau informasi yang belum terverifikasi.
3. Pemerintah Desa Bawalipu dan Lampenai akan menyampaikan kepada warga agar tidak lagi melakukan kegiatan atau aksi sebagaimana seperti yang terjadi 2 (dua) malam yang lalu.
4. Permasalahan kecelakaan lalu lintas dan dugaan tindak pidana lainnya diserahkan untuk ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
5. Kedua belah pihak sepakat mendukung upaya pemulihan hubungan sosial, menjaga keamanan lingkungan masing-masing. serta segera melaporkan setiap potensi konflik susulan kepada aparat berwenang.
6. Pemerintah Desa se Kecamatan Wotu khususnya desa Lampenai, Bawalipu dan Arolipu agar memberlakukan pembatasan jam malam dengan lebih mengaktifkan garda Kamtibmas desa masing-masing.
7. Pemerintah Desa Lampenai akan menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan keluarga korban yang ada dalam wilayah desa Lampenai.












