
Liputan : Yusri
Bone, batarapos.com – Puluhan musim panen warga Desa Tadangpalie, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, bertaruh nyawa menyeberangi sungai memikul hasil gabah mereka lantaran tidak ada akses jembatan untuk dilewati kendaraan.
Meski terdengar sangat ekstrim bahkan harus pertaruhkan nyawa sekalipun saat tiba-tiba air sungai meluap, namun tidak ada cara lain bisa ditempuh petani selain menerobos sungai yang terbentang di Desa mereka .
Seperti yang tergambar baru-baru ini, terlihat antrian warga Desa Sompabia, Tadangpalie, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone bertaruh melintasi derasnya air sungai sambil memikul gabah diatas pundak mereka.
” Ada jembatan terbuat dari bambu hanya saja petani takut melintas dengan membawa beban berat, ditambah jembatan bambu itu rawan, kendala lain biasa juga datang ketika banjir meluap jembatan tidak terlihat tersapu air banjir, “keluh Musakir.
Tidak hanya saat musim panen tiba menjadi kendala petani lanjut Sakir menjelaskan, namun disaat air sungai meluap. Bertepatan musim cocok tanam tiba, petani tidak bisa menggarap sawah mereka
” Tidak ada jalan melintas, jadi hand traktor petani tidak bisa menyeberang. Kita harus menunggu air sungai surut baru bisa menyeberang, “terang Musakir saat kepada Batarapos.com Selasa 31 Maret 2026.
Detik-detik perjuangan petani Desa Tadangpalie terlihat tengah bertaruh menyeberangi sungai sepanjang kurang lebih 60 meter dengan memikul hand tractor mereka untuk dipakai dilahan persawahan petani menggunakan kayu dengan kedalaman kurang lebih sepaha orang Dewasa.
” Hampir setiap tahun begitu,”tambahnya.
Padahal luas hamparan sawah lokasi petani tidak main-main, terdapat kurang lebih ratusan hektar lahan persawahan milik warga Dusun Sampobia, Desa Tadangpalie, Kecamatan Sibulue menjadi penopang perekonomian keluarga mereka.
” Terus terang kasian melihat kondisi masyarakat, apalagi orang tua kami setiap musim menyeberangi sungai tanpa jembatan, pernah diusulkan jembatan oleh Babinsa tapi terkadala dikarenakan harus katanya ada perkampungan disebelahnya. Ada memang kampung disitu ndik tapi jauh, “cetus Musakir.
Padahal tidak jauh dari sungai tersebut terdapat jalan tani rintisan Kepala Desa Tadangpalie, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone
” Saya apresiasi Pemerintah Desa karena sudah perintisan jalan tani menuju sungai tapi tidak ada lanjut pemerintah Daerah untuk memprioritaskan pembangunan jembatan , “terangnya













