
Liputan : Rudini
Palu, batarapos.com – Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, tampil mengenakan pakaian adat Mori khas daerahnya saat menghadiri upacara peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (13/4/2026).
Kehadiran bupati dengan balutan busana tradisional tersebut menjadi sorotan di tengah kemeriahan acara yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur, Jalan Samratulangi, Palu.
Upacara yang dipimpin langsung oleh Gubernur Anwar Hafid berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur masyarakat serta para pemimpin daerah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan drum band Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), atraksi anak-anak taman kanak-kanak Kota Palu, hingga hiburan dari penyanyi legendaris Sulawesi Tengah yang turut memeriahkan suasana.
Puncak acara ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila oleh gubernur, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, serta penyampaian amanat.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid mengajak seluruh elemen masyarakat memaknai Sulawesi Tengah sebagai “ibu” yang telah melahirkan sekitar 3,7 juta penduduk, 13 kabupaten/kota, serta banyak pemimpin di berbagai tingkatan.
“ Hari ini kita merayakan ulang tahun ibu kita. Sulawesi Tengah ini adalah ibu kita, ” ujarnya.
Ia juga menyoroti masih adanya sekitar 80 ribu anak di Sulawesi Tengah yang belum memiliki hunian layak, serta mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kepedulian dan gotong royong.
“ Masih ada sekitar 80 ribu anak-anak Sulawesi Tengah yang belum memiliki rumah layak. Mari kita kesampingkan ego dan bersama-sama membantu saudara-saudara kita, ” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Delis Julkarson Hehi menyampaikan dukungannya terhadap semangat persatuan yang digaungkan gubernur.
“ Saya hadir dengan mengenakan pakaian adat Mori sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya leluhur dan komitmen Morowali Utara untuk terus bersinergi membangun Sulawesi Tengah yang lebih maju dan sejahtera, ” ujarnya.
Peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan kolaborasi antardaerah demi mewujudkan pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan.











