Camat Lappariaja Imbau Masyarakat Penerima Vaksin Melapor di Kecamatan

41

Bone, batarapos.com – Camat Lappariaja, Kabupaten Bone Bahtiar Hammade, S. Sos M.Si pantau pelaksanaan vaksinasi covid19 yang diselenggarakan Uptd Puskesmas Lappariaja diaula kantor kecamatan. Senin (30/11/2021).

Untuk tahap gelombang pertama kali ini kata Bahtiar Hammade, pihak UPT. Puskesmas Lappariaja menyiapkan sedikitnya kurang lebih 300 dosis vaksin.

Sementara vaksinasi gelombang kedua lanjut Camat Lappariaja nantinya bakal dilaksanakan dimasing-masing kantor desa yang tersebar disembilan desa diwilayah kerjanya secara bertahap mulai Rabu 1 Desember 2021 mendatang.

Mulai ini hari (Senin 30 November 2021) tidak ada lagi penerimaan penandatangan administrasi kalau tidak lengkap (ataupun) menunjukan surat vaksin“, beber Camat Lappariaja Bahtiar Hammade, S. Sos M.Si

Berdasarkan peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 14 tahun 2021 tentang perubahan atas peraturan Presiden nomor 99 tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemik corona virus disease 2019 (Covid19).

Namun yang menjadi kendala pemerintah kecamatan maupun pihak UPT Puskesmas Lappariaja sendiri sejauh ini tidak menerima adanya data laporan masyarakat yang tervaksin diwilayah kerjanya baik pelaksanaan vaksinasi oleh Polres Bone dan Kodim 1407 Bone.

Yang jadi masalah data (masyarakat tervaksin) dari Polres dan Kodim tidak ada yang masuk“, beber Camat Lappariaja.

Untuk itu Bahtiar Hammade menghimbau kepada masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi agar segera melaporkan diri kekantor kecamatan lappariaja untuk dilakukan pendataan.

Sementara data yang dimiliki kordinator vaksinasi UPT Puskesmas Lappariaja untuk vaksinasi tahap pertama khusus diwilayah ini mencapai kurang lebih 5000 dosis.

Baru kita minta semua datanya warga yang divaksin, baik yang vaksin diluar wilayah kerja kami seperti RST Dr. M Yasin Bone, dan klinik Madising Kabupaten Bone” jelas Kordinator vakdinasi Upt Puskemas Lappariaja Ns Hj. Heriani S. Kep.

Kordinator vaksinasi Upt Puskesmas Lappariaja tentu mengalami kendala dalam hal pendataan dilapangan terlebih banyak warga yang melakukan vaksin diluar kerjanya tanpa dilaporkan.

Kita dikecamatan lappariaja banyak yang turun vaksin seperti klinik Madising dan RST Dr. M Yasin Bone, mereka hanya datang vaksin-vaksin tidak ada yang melapor“, tambah Ns Hj. Heriani S. Kep. (Yusri)

SebelumnyaSekda Harapkan Penyusunan RDTR Perkotaan Matoto Tetap Prioritaskan RTH
SelanjutnyaPraporprov Cabor Voli Pasir Resmi Bergulir