Diduga Ancam Sebarkan Video, Siswi SMP di Malili Jadi Korban Wik Wik

1563

Luwu Timur, batarapos.com – Tidak tahan kerap diancam akan disebarkan videonya saat intim, korban akhirnya melapor ke Mapolres Luwu Timur.

Korban DA (17) siswi SMP di Malili Luwu Timur merupakan warga asal Ternate yang tiggal di Malili didampingi keluarga melaporkan perlakuan JN terduga pelaku di Mapolres Luwu Timur.

Kepada batarapos.com, DA mengaku mengenal JN di lapangan andi Nyiwi Kecamatan Malili pada bulan September 2020 lalu.

JN merupakan warga Desa Bawalipu Kecamatan Wotu Luwu Timur yang bekerja di salah satu Koperasi di Malili dan tinggal di rumah kost.

“Saya kenalan dengan dia (JN) di lapangan andi nyiwi bulan sembilan lalu” ungkap DA selanjutnya diam.

Setelah kenalan, JN kerap mengajak DA ketemuan, JN diduga memaksa DA untuk wik wik ( berhubungan intim) setiap kali bertemu.

Saat berhubungan intim, JN merekam (video) aksinya menggunakan handpone, video itulah yang dijadikan ancaman JN terhadap DA setiap akan melampiaskan nafsunya, JN mengancam akan menyebar video itu jika keinginannya tidak dituruti.

Sudah lama itu terjadi, menurut korban saat kita tanya, dia tidak bisa apa-apa kalau sudah diancam lagi oleh pelaku” Kata Kepala Dusun Sumali (Hafiz) yang rumahnya ditempati korban tinggal selama sekolah di Malili.

Hafis menjelaskan bahwa belakangan diketahui saat istri JN menemukan video tersebut, istri JN selanjutnya mengirim video itu ke WhatsApp korban, video itu juga diketahui keluarga korban.

Tidak terima dengan pelakuan JN, keluarga DA mencari JN saat itu di Rumah Kostnya, namun tidak ditemukan, akhinya JN ditemukan di kantor Koperasi tempat ia bekerja.

Seketika itu juga, JN babak belur dihajar seseorang yang kabarnya adalah keluarga korban, selanjutnya korban didampingi keluarga melapor ke Mapolres Luwu Timur.

“Itu video yang sering dia gunakan ancam korban, istrinya (istri JN) yang dapat, dia kirim ke korban, keluarga tahu akhirnya tidak terima, setelah ditanya tanya korban dia akui kalau sering diancam pakai video itu, karena tidak terima keluarga cari ini pelaku di kostnya tapi tidak ada, ternyata didapat di kantornya, disitu ditanya tanya langsung dipukul sama satu orang keluarga” Jelasnya.

Sementara istri JN saat ditemui batarapos.com membenarkan adanya video tersebut, ia pun mengakui bahwa video itu dikirimkan langsung ke korban namun seketika itu juga langsung dihapus.

“Ada itu videonya saya dapat di hp nya, saya kirimkan itu perempuan tapi tidak lama langsung saya hapus” Sebut istri JN.

Ditanya soal video JN berdalih bahwa dirinya tidak mengetahui adanya video tersebut dan tidak pernah mengancam korban menggunakan video, namun demikian JN mengakui bahwa ia menyetubuhi korban sebanyak lima kali sejak kenal.

“Saya tidak tahu itu kalau ada itu video, dan saya juga tidak pernah ancam dia pakai video, kalau berhubungan memang saya akui sudah lima kali” Bantah JN.

Saat ini JN berada di ruamhnya di Kecamatan wotu, kondisinya dalam keadaan sakit diduga akibat dipukul. (Tim/Red).

SebelumnyaBayar Pajak dan Laporkan SPT Tahunan Sebelum Akhir Maret !
SelanjutnyaTerjun Langsung ke Pasar, Budiman Pastikan Prokes Tetap Berjalan