23 April 2024, 2:25 pm

Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Tanalili Rata dengan Tanah

Luwu Utara, batarapos.com – Nenek Hafi (71), warga dusun Bungatoi, desa Karondang, kecamatan Tanalili, kabupaten Luwu Utara, kini hanya pasrah melihat kondisi rumahnya yang rata dengan tanah akibat dilalap si jago merah.

Kejadian kebakaran itu terjadi, Selasa (19/4/2022), sekitar pukul 04.20 wita, saat nenek Hafi ingin melakukan sholat subuh.

Kejadiannya diperkirakan sekitar pukul 04.20 wita, saat itu saya mau melakukan sholat subuh, mukena saya sudah pasang, tiba-tiba panas saya rasa, dan saya lihat api sudah meluap jatuh dari atas atap kena springbed di kamar depan,” kata Hafi saat ditemui di lokasi kebakaran.

Ia menyebutkan tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan, karena api langsung membesar, kecuali motor anaknya yang parkir dibagian dapur.

Tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan hanya pakaian dibadan saja, seperti ijasah, rapor, ATM sekolah dan rekening sekolah cucu saya habis tidak bisa diselamatkan, hanya motornya saya punya anak bisa diselamatkan, karena parkir dibagian dapur,” ungkapnya.

Kebakaran diduga akibat korseleting listrik.

Api mulai dari kamar depan yang dekat kilometer listrik, langsung membesar karena barang-barang mudah terbakar, seperti springbed, dan dinding hanya kalsibor,” terangnya.

Kerugian ditaksir sekitar puluhan juta Rupiah. Karena barang-barang elektronik seperti kulkas, Televisi dan mesin cuci semuanya ludes.

Kerugian ditaksir sekitar 80 jutaan karena semua barang seperti elektronik habis semua,” pungkasnya.

Ungkapan yang senada di katakan  Hasanawati tetangga Nenek Hafi, kejadian ini diduga konseleting listrik.

Konsleting listrik karena awalnya dari atas, pas menyala api mengikuti kabel listrik ke rumah saya, seandainya tidak cepat di putuskan itu kabel listrik menuju rumahku, rumahku juga bisa terbakar, jadi saya suruh orang siram saya punya rumah, itu karena sudah meleleh juga saya punya kilometer, dan sebagian didinding sudah dimakan api,” ujarnya.

Sementara itu, Mantan Babinsa desa Karondang Serka Markus yang berada di lokasi kejadian mengatakan, ini sudah berapa kali kejadian seperti ini.

Kami berharap setelah kejadian ini pihak PLN ada kepedulian terhadap warga didaerah sini,” harapnya.

Hanya pakai tiang bambu, itu diharapkan masyarakat disini karena sudah lama disusulkan tiang permanen, mudah-mudahan kejadian ini bisa ada tanggapan dari PLN untuk tiang permanen,” tandasnya.

Diketahui Nenek Hafi tinggal di rumah bersama kedua cucunya. Nenek Hafi diselamatkan kedua cucunya.

Tim batarapos.com/Dedi

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

3,001FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan