Ditunjuk Menjadi Sekolah Model, Ini Langkah Kepsek SDN 5 Tolo Jeneponto

16

Jeneponto, Batarapos.com – Banyak Upaya yang terus dilakukan agar meningkatkan mutu pendidikan oleh kepala UPT Sohra L S.Pd. Upaya – upaya tersebut dilandasi dengan kesadaran betapa pentingnya peranan pendidikan dalam kemajuan masyarakat dan bangsa, seperti halnya yang dilakukan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Tolo, yang berlokasi di Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, merupakan sekolah yang terpilih sebagai sekolah model perwakilan dari Kecamatan Kelara, beberapa bulan lalu. Selasa (23/7/19).

Keputusan ini dilakukan oleh Disdik Kabupaten Jeneponto, melalui SK yang diserahkan langsung oleh kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto.

Kepala SDN 5 Tolo, Sohra L S.Pd. mengatakan, mewujudkan sekolah Model adalah suatu tantangan besar bagi warga SDN 5 Tolo. Pasalnya sebagai model  yang harus menjadi acuan atau teladan bagi sekolah-sekolah lain yang ada di Kecamatan Kelara.

Semua itu, kata Sohra, juga tak lepas dari kerja sama antara semua pihak yakni antara dewan guru, siswa – siswi, juga pihak wali murid hingga Ketua Komite SDN 5 Tolo.

“Alhamdulillah sebab dukungan dari warga sekolah termasuk ketua komite ikut serta mendukung semua program yang dijalankan di SDN 5 Tolo. Semuanya berjalan dengan lancar dan SDN 5 Tolo, ini dapat terpilih menjadi Sekolah Model yang merupakan sekolah yang teladan dan acuan bagi sekolah lain yang ada di Kecamatan Kelara,” ujarnya.

Dengan terpilihnya SDN 5 Tolo, menjadi sekolah Model sangat bernilai positif dan bernilai plus tersendiri bagi sekolah tersebut, terutama dapat menjadikan karakter anak dan guru menjadi lebih baik.

“Bakat – bakat anak dikembangkan lagi dimana hobi bakat positif yang dimiliki anak, di sekolah ini kami sering mendapatkan gelar juara  yang diadakan disetiap tahunnya,” jelasnya.

Sohra, berharap siswa dan siswi SDN 5 Tolo lebih meningkatkan tanggung jawab, kedisiplinan, karakter yang lebih baik, serta menciptakan kenyamanan di sekolah serta menjadikan guru – guru menjadi pribadi yang disiplin, saling berkomunikasi antar sesama di lingkungan sekolah terutama kepada wali murid, dan ketua komite agar terjalin kerjasama yang kompak satu sama lain. Dan jumlah guru tenaga pendidik 17 orang Pns 9 orang dan honorer 8 orang.

Sementara itu, Ketua Komite SDN 5 Tolo, Sainal Abidin yang kerap disapa Kr Kulle  itu menjelaskan, bahwa apa yang diraih saat ini ada wujud dari kerja sama antara Kepala Sekolah dan Dewan Guru.

“Ini semua berkat kerja keras kami bersama – sama, agar Sekolah SDN 5 Tolo, dapat menjadi bahan acuan disetiap sekolah – sekolah lain, khususnya di Kabupaten Jeneponto.

Sainal Abidin, dan beberapa guru juga menyebutkan, bahwa Kepala Sekolah, Sohra, Saat ini, sangat mengenjot mutu pendidikan dan pembangunan sekolah selama dia menjabat kurang lebih 2 tahun.

“Alhamdulillah, semenjak Kepsek (Ibu Sohra) menjabat sebagai kepala sekolah di SDN 5 Tolo, pembangun sekolah sangat nampak, baik itu dari fisik, dan pembanguna lainnya,” dan trasparasi terkait penggunaan dana yang diturunkah oleh pemerintah,” tutupnya. (Ridwan Tompo)

SebelumnyaPerguruan Tinggi di Sulsel, Bantu KPK Siapkan Tenaga Penyuluh
SelanjutnyaKades Wonorejo Pecat Aparatnya, Wakil Bupati : Itu Sudah Sewajarnya ?