30 Mei 2024, 3:18 am

Dua Guru Honor Diberhentikan Sepihak, Warga Akan Blokir Sekolah di Wotu

Luwu Timur, batarapos.com – Dua tenaga honor di SDN 124 Rantetiku Desa Tarengge Timur, Kecamatan Wotu diberhentikan secara sepihak, itu berdasarkan laporan Kepala Sekolah (Kasek) ke Dinas Pendidikan dengan alasan hasil evaluasi.

Kedua tenaga honor yang diberhentikan adalah Ester Tambing, S.Pd, yang mengabdikan diri sejak tahun 2006 di SDN 124 Rantetiku sebagai guru kelas dan Lusiana Kali, A.Md,. Komp yang mengabdi sejak tahun 2019 sebagai Tata Usaha (TU).

Alasan evaluasi oleh Kepala Sekolah SDN 124 Rantetiku (Benyamin Tarosok, S.Th) mendapat protes dari tokoh masyarakat Desa Tarengge Timur (Hendri Rabil) yang juga sebagai Ketua RT di Dusun Rantetiku.

Henrik Rabil yang juga rumahnya berdekatan dengan Sekolah tersebut menilai alasan Kasek memberhentikan dua tenaga honor terkait evaluasi kenerja dan disiplin bertentangan dengan sikap Kasek yang justru Kasek sendiri malas ke sekolah.

“Harusnya yang diberhentikan itu kepala Sekolahnya bukan gurunya kalau mau bicara evaluasi kinerja, pelanggaran apa yang dilakukan oleh dua orang guru itu sehingga diberhentikan, justru kepala Sekolah yang malas masuk sekolah selama ini, karena hampir setiap hari saya pantau, buktinya sudah berapa hari ini lagi tidak pernah masuk sekolah karena urusan di Morowali” Kata Hendri Rabil di Kantor SDN 124 Rantetiku pagi tadi, Selasa (6/7/21).

Henri menuturkan bahwa jarangnya Kasek masuk sekolah diduga ada bisnis yang digeluti di Morowali, Sulawesi Tengah.

“Dia itu jarang masuk sekolah menurut informasinya ada bisnisnya di Morowali, dia kasi kontrak mobil di perusahaan, sehingga sering dia ke Morowali” Tuturnya.

Jarangnya Benyamin Tarosok berada di sekolah juga dibenarkan beberapa guru, dijelaskannya bahwa Kepala Sekolah hampir setiap saat keluar dengan alasan rapat.

“Kalau yang sebenarnya bapak memang jarang di sekolah, kalau datang ke sekolah tidak lama langsung pergi lagi katanya ada rapat, itu yang kami ketahui selama ini, entah itu rapat benar atau tidak, kami juga tidak tahu” Jelas para guru yang tidak ingin namanya disebut.

Sementara Benyamin Tarosok hendak dikonfirmasi batarapos.com via handpone dan whatsapp tidak merespon, begitupun dengan warga yang sudah beberapa hari ini berupaya ingin menemui Kasek namun jawaban para guru bahwa Kasek berada di Morowali.

Warga mendesak Kepala sekolah dan Dinas Pendidikan Luwu Timur agar kedua guru honor yang sudah mengabdi puluhan tahun di SDN 124 Rantetiku kembali beraktivitas di sekolah.

Warga Dusun Rante Tiku juga rencananya akan melakukan pemblokiran sekolah dalam waktu dekat ini, hingga tuntutan mereka dipenuhi. (**).

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

3,001FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan