18 April 2024, 3:29 pm

Efek Kemarau, Petani Jagung di Desa Benteng Terancam Gagal Panen

Masamba, Batarapos.com – Petani jagung di Desa Benteng, Kecamatan Mappedeng, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, terancam gagal panen musim kemarau panjang pada bulan Oktober tahun 2019 ini.

Pada musim kering membuat para petani jagung di desa Benteng resah akibat pertumbuhan tanaman jagung tidak maksimal. Meskipun jagung bertongkol, namun tetap tidak bisa berisi.

“Tanaman jagung yang sudah berumur tiga bulan semuanya layu dan mengering karena tidak mendapatkan pasokan air yang memadai,” Kata Sarmin petani jagung setempat di desa Benteng, kecamatan Mappedeceng. Selasa (3/12/19).

“Biasanya para petani setempat mengandalkan air hujan air dari pengairan. Namun, karena musim kemarau, debet air dipengairan terus menyusut dan tidak maksimal,” Ucapnya.

Para petani hanya bisa pasrah menghadapi kondisi cuaca, dan hanya mampu menyelamatkan sebagian jagungnya yang bisa dimanfaatkan meski dengan kualitas yang buruk.

Menurut Sarmin di musim kemarau tahun ini tergolong parah sehingga tanamannya tidak bisa bertahan karena cuaca terlalu panas.

Ia mengharap pemerintah atau instansi terkait dapat membantu memberikan solusi, sebab di bulan Desember tahun ini bulan ada tanda-tanda mau hujan.

Dari hasil pantauan ketua JPKP kabupaten Luwu Utara Darwis, sangat menyayangkan kondisi para petani jagung yang ada di desa Benteng, dengan hanya mengadalkan air hujan dan pengairan setempat.

“Dalam hal ini, instansi terkait bisa membantu para petani jagung yang ada di desa Benteng, agar mereka bisa panen dan tidak merugi, akibat kemarau panjang ini,” terang Darwis. (Mr/Drs)

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

3,001FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan