Enam Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Ambil Paksa Jenazah Covid19

1080

 

Luwu Timur, batarapos.com – Polres Luwu Timur gelar Konferensi Pers kasus pengambilan paksa jenazah covid19 di Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur.

Konferensi Pers dipimpin langsung Kapolres Luwu Timur AKBP. Silvester Mangombo Marusaha Simamora, dihadiri tim Satgas Covid19 Kabupaten Luwu Timur dan direktur RSUD I Lalgaligo, Jumat (17/9/21), sekitar pukul. 14.00 WITA.

Dalam Konferensi Pers tersebut enam orang ditetapkan sebagai tersangka, Polres Luwu Timur juga mengamankan 1 unit Mobil Jenazah yang dirusak oleh pelaku, foto foto pelaku saat ambil jenazah, pakaian pelaku dan tutup peti jenazah sebagai barang bukti, sementara peti jenazah sudah hanyut disungai setelah dibuang para pelaku.

Keenam tersangka adalah YD (22), ZR (20), SN (31), AN (27), MC (21), dan AA (23), keenam tersangka merupakan warga Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur.

Sebelumnya lima orang diamankan oleh Polres Luwu Timur, satu orang lainnya menyerahkan diri ke Polres Luwu Timur.

Keenam pelaku setelah diamankan dilakukan pemeriksaan swab, keenamnya dinyatakan negatif covid19.

Kapolres Luwu Timur mengatakan bahwa motif pelaku mengambil paksa jenazah, pelaku tidak percaya dengan hasil pemeriksaan PCR RSUD I Lagaligo yang menyatakan bahwa almarhumah terkonfiemasi poistif covid19.

“Pelaku melanggar pasal 14 sub pasal 15 UU No 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana, pasal 170 ayat 1 KUHPidana, pasal 14 UU No 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, dan pasal 55 ayat 1 KUHPidana, dengan ancaman maksimal 16 tahun penjara,” Ucap Kapolres Luwu Timur dalam Konferensi Pers.

Kapolres Luwu Timur juga mengingatkan masyarakat agar tetap percaya pemerintah dan tidak mudah terpropokasi hasutan orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

“Jangan pernah tidak percaya kepada pemerintah ataupun Satgas covid yang secara medis sudah memberikan pernyataan, apabila ada jenazah yang sudah terkonfirmasi positif covid19 jangan sekali-kali merampas jenazahnya, jika itu memang covid19 kita harus mendukung pemerintah dan tetap melaksanakan protokol kesehatan,” Imbau Kapolres. (**).

Sebelumnya40 Guru di Luwu Timur Ikuti Diklat Cakep
SelanjutnyaBupati Luwu Timur : Pembekalan Kepemimpinan Jadi Inspirasi Memimpin Daerah