Liputan : Yusri
Bone, batarapos.com – Sebuah kendaraan Daihatsu Pick Up jenis Grand Max warna hitam mengalami kecelakaan tunggal di jalan poros Bone Makassar, tepatnya Dusun Malaka, Desa Mattaropuli, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Rabu, 21 Oktober 2026.
Kronologi kecelakaan dialami sepasang suami istri (Pasutri) itu berawal saat mereka melintas di jalan poros Bone Makassar sekitar pukul 14:00 wita, tiba-tiba kendaraan ditumpangi pasutri ini diduga mengalami gangguan teknis pada bagian setir kemudi mobil mereka, hingga hilang kendali dan terguling di bahu jalan poros.
Pada insiden dialami kedua korban tersebut, bertetapan salah seorang prajurit Batalyon Armed 21/Kawali juga melintas dan melakukan koordinasi sesama prajurit di markasnya dan tidak berselang lama 12 prajurit Batalyon langsung dikerahkan dibawah komando Danrai B Yonarmed 21/Kawali, Lettu Arm Muh. Rais tiba di TKP melakukan evakuasi membantu korban.
Terlihat puluhan prajurit TNI Batalyon Armed 21/Kawali membopong salah satu korban dari dalam kendaraan lakalantas untuk dilakukan penanganan awal, sementara TNI lainnya dibantu warga sekitar TKP mengevakuasi kendaraan tersebut.
Komandan Batalyon Armed 21/Kawali, Letkol Arm Rianto Hartomo membeberkan pada insiden kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa, namun salah satu penumpangnya mengalami luka robek bagian kepala dan luka lecet bagian tubuh korban.
” Kedua korban ini merupakan pasangan suami istri, keduanya selamat dan langsung dievakuasi kerumah warga , ” Terang Letkol Arm Rianto Hartomo .
Aksi cepat tanggap dilakukan personel Yonarmed 21/Kawali ini lanjut Letkol Arm Rianto Hartomo merupakan bentuk nyata kepedulian prajurit TNI terhadap keselamatan masyarakat, terlebih pada situasi darurat. Ia juga menegaskan tindakan kemanusiaan TNI tersebut juga merupakan cerminan nilai-nilai keprajuritan yang senantiasa mengutamakan kepedulian, kemanusiaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
” Prajurit TNI tidak hanya dituntut profesional dalam melaksanakan tugas pokok, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial serta kesiapsiagaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan, kapan pun dan di mana pun berada dan prajurit TNI harus senantiasa hadir untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan , ” Tegasnya.
Komandan Batalyon Armed 21/Kawali juga mengapresiasi anggotanya yang selama ini hadir di tengah-tengah musibah menimpa masyarakat Kabupaten Bone khususnya, melalui tindakan nyata ini. Letkol Arm Rianto Hartomo berkomitmen untuk terus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
” Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI sebagai institusi yang senantiasa siap membantu dan mengabdi kepada Bangsa dan Negara, ” tambah Komandan Batalyon Armed 21/Kawali Letkol Arm Rianto Hartomo












