
Luwu Utara, batarapos.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) terjadi karena tidak tepat sasaran.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Malangke IPTU Arifan Efendi, saat menghadiri Rapat kerja Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan seluruh Indonesia (HNSI) Luwu Utara (Lutra), di Desa Tokke, kecamatan Malangke, Sabtu (5/11/2022).
“Penyalahgunaan BBM ini semacam ada bahasa bisnis, ada yang diuntungkan karena tidak mungkin disalahgunakan BBM kalau tidak ada keuntungan,” ungkap IPTU Arifan Efendi, S.H.
Kapolsek juga mengatakan bahwa BBM jenis Solar ini seksi, ibarat artis paling dicari atau ibarat gadis, bunga desanya.
“Ini memang sudah menjadi pembahasan Kapolres waktu Jumat Curhat bersama awak Media dan Kapolres luncurkan program aplikasi aduan “Laporki ke Kapolres ta” dan menshare nomor WhatsApp Kapolres,” ucap IPTU Arifan Efendi, S.H.
“Silahkan menghubungi nomor WhatsApp Kapolres 081275752001, jika ada permasalahan menyalahi aturan yang menyangkut oknum anggota Polres/Polsek maka kita akan tindak tegas,” pungkasnya.
IPTU Arifan Efendi juga menuturkan bahwa Perintah Pak Kapolres, rencana dalam waktu dekat, seluruh pengelola SPBU di Luwu Utara akan dipanggil ke Polres.
“Pengelola SPBU akan dipanggil ke Polres guna mencari tahu pokok permasalahan yang sebenarnya terjadi dilapangan,” jelasnya.
“Selain daripada itu, pemanggilan pengelola SPBU ini bertujuan agar kita bisa mendata, dan tahu berapa kebutuhan disetiap Desa atau Kecamatan,” kuncinya.
Tim batarapos.com/Deddi