Ini Harapan Alauddin Sukri Saat Inovasi Getar Dilan Luwu Utara Jadi Pemenang TOP 45 KIPP Tingkat Nasional

29

Luwu Utara, batarapos.com – Pemenang Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Kementerian PANRB yang terdiri dari Top 45 Inovasi Pelayanan Publik, Top 5 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik dan 5 Pemenang Outstanding Achievement of Public Service Innovation, secara resmi telah diumumkan, Kamis (29/7/21).

Pengumuman dilakukan secara virtual oleh Tim Sekretariat KIPP, Tim Evaluasi KIPP dan Tim Panel Independen KIPP.

Khusus TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik Terpuji klaster Pemerintah Daerah (Pemda), inovasi Pemda Luwu Utara, Getar Dilan (Gerakan Tanam Sayur di Lahan Pekarangan), berhasil masuk ke dalam TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik Terpuji.

Keberhasilan inovasi ini masuk ke dalam TOP 45 tak terlepas dari komitmen pimpinan untuk terus menjaga dan mendukung keberlangsungan inovasi yang oleh Bupati disebut inovasi yang terstruktur, sistematis dan masif.

Inovator Getar Dilan, Alauddin Sukri, ikut menyaksikan pengumuman tersebut dari Warkop Indah Kantor Bupati Luwu Utara. Alauddin didampingi Asisten III Eka Rusli, Kabag Organisasi Muhammad Hadi, dan Tim Pelaksana Warkop Indah.

Saat Ketua Tim Evaluasi KIPP, Ida Bagus Wyasa Putera, membaca pengumuman dan menyebut nama Getar Dilan, sontak Tim Pelaksana Warkop Indah, dan Tim Humas Kominfo bersorak sorai atas keberhasilan itu.

Seketika itu pula, Alauddin langsung mendapatkan ucapan selamat dari mereka yang hadir merayakan keberhasilan Getar Dilan masuk TOP 45.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada ibu Bupati, pak Wakil Bupati, pak Sekda, teman-teman Warkop Indah, Tim Media Humas Kominfo, Admin Lokal, teman-teman DKP, teman-teman penyuluh, para penerima manfaat inovasi dan semua pihak yang belum sempat saya sebut satu per satu,” tutur Alauddin terharu.

Dengan suara sedikit terbata, Alauddin berharap bisa menjaga keberlangsungan inovasi ini melalui proses replikasi yang Ia coba rancang.

“Insya Allah, inovasi ini akan kami replikasi menjadi sebuah Konsep Pertanian Keluarga Tanpa Warung untuk menjaga keberlangsungan dari inovasi ini,” kata dia.

Untuk itu, dia berharap dukungan kerjasama kepada semua pihak dalam rangka mewujudkan ketahapan pangan di tengah pandemi COVID-19.

“Sekaligus ini upaya kita agar bagaimana rumah tangga miskin dapat menikmati pangan yang sehat, sekaligus sebagai sumber pendapatan rumah tangga mereka. Sekali lagi, terimakasih atas upaya luar biasa dari teman-teman semua, sehingga upaya-upaya yang kita lakukan ini bisa mengangkat citra Luwu Utara yang lebih baik ke depan,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kabag Organisasi Muhammad Hadi, juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan daerah yang terus berkomitmen mendukung lahirnya inovasi di Luwu Utara.

“Alhamdulillah, ini prestasi yang luar biasa. Ini kali kedua kita mendapatkan TOP 45. Terakhir tahun 2018. Di mana ANC Hipnoterapi juga berhasil masuk TOP 40 Inovasi Pelayanan Publik Terpuji Kementerian PANRB,” kata Hadi.

Ia mengatakan, hal terpenting setelah TOP 45 adalah proses replikasi yang harus dilakukan inovator.

“Tak kalah pentingnya, setelah TOP 45, proses replikasi harus dilakukan. Kita  akan bekerjasama dengan pak Inovator bagaimana membangun replikasi dari inovasi ini. Luar biasa capaian prestasi kita di 2021,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, pemenang Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji KIPP 2021 dilakukan dalam Rapat Pleno yang dihadiri Tim Sekretariat KIPP, Tim Evaluasi KIPP dan Tim Independen KIPP, yang kemudian ditetapkan melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 1.024 Tahun 2021. Pemenang inovasi disusun berdasarkan klaster instansi, mulai Klaster Kementerian, Klaster Lembada, Klaster BUMN, Klaster Pemda Provinsi dan Klaster Pemda Kabupaten. (Deddi)

SebelumnyaDWP Lutim ikuti Webinar Perubahan Perilaku dan Tindak Kekerasan Pada Anak Selama Pandemi
SelanjutnyaLutim Kembali Raih Penghargaan Sebagai Kabupaten Layak Anak