Kabupaten Luwu Timur Dalam Angka, Statistik Kunci 2020-2022

Luwu Timur, batarapos.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Kabupaten Luwu Timur, H. Hamris Darwis mengatakan, jumlah penduduk Kabupaten Luwu Timur dari tahun 2020 sampai tahun 2022 terus mengalami peningkatan. Hal tersebut berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu Timur.

Berdasarkan data tersebut, kata Hamris, tahun 2020 penduduk Luwu Timur sebanyak 296.741 jiwa, kemudian di tahun 2021 sebanyak 300.511 jiwa, dan di tahun 2022 meningkat lagi menjadi 305.521 jiwa. Dengan laju pertumbuhan 1,67%.

“Begitu juga untuk angka harapan hidup penduduk Luwu Timur, dari tahun ke tahun meningkat, seperti pada tahun 2020 70,53, di tahun 2021 meningkat 70,63, dan di tahun 2022 kembali meningkat sebesar 70,94,” ungkapnya, Senin (20/03/2023).

Namun selain itu, Kadis Kominfo ini juga mengatakan bahwa, untuk data angka melek huruf mengalami penurunan, dimana pada tahun 2020 95,5 %, masuk di tahun 2021 kembali mengalami penurunan menjadi 93,59%, dan di tahun 2022 lagi-lagi menurun ke angka 92,71%.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa, selain angka melek huruf, angka Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga mengalami penurunan meskipun kedua item tersebut sempat naik di tahun 2021.

Hamris merincikan, untuk TPAK, di tahun 2020 sebesar 72,36%, naik di tahun 2021 menjadi 73,14%, kemudian di tahun 2022 kembali turun diangka 71,51%. Sedangkan untuk TPT, di tahun 2020 sebesar 4,46%, di tahun 2021 meningkat signifikan menjadi 4,96%, sementara di tahun 2022 turun kembali di angka 4,48%.

“Begitu juga data Penduduk miskin di Kabupaten Luwu Timur yang naik turun. Pada tahun 2020 sebesar 20,82 (6,85%), namun di tahun 2021 meningkat menjadi 20,99%, dan di tahun 2022 turun kembali beberapa persen yakni 20,89 (6,81%),” ujar Hamris kembali merincikan.

Namun, kata Hamris, Indeks Pembangunan Manusia Luwu Timur patut dibanggakan, karena kita berada paling teratas dibandingkan seluruh kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan ini.

“IPM kita itu dari tahun 2021-2022 terus meningkat. Pada tahun 2020 hanya 73,22, meningkat menjadi 73,34 di tahun 2021. Dan di tahun 2022 kembali mengalami peningkatan mencapai 73.92. Sebuah hal yang patut dibanggakan,” jelas Hamris.

Sumber : Humas/Kominfo-sp

SebelumnyaAntisipasi Kekerasan Anak, Pendamping PKH Selli Bengo Laksanakan P2K2
SelanjutnyaTiga Desa Wisata Kabupaten Luwu Timur Lolos 300 Besar ADWI 2023