Karyawan Indo Marco Yang Rekayasa Perampokan Membuat Pengakuan Mengejutkan !

3822

Diintrogasi Tim Resmob Polres Luwu Timur Karyawan Indo Marco Ini Mengaku Gunakan Uang Tagihan Untuk Bermain Ini !

Luwu Timur, batarapos.com – Setelah diintrogasi Tim Resmob Polres Luwu Timur, Andi Baso karyawan Indo Marco mengaku uang hasil tagihan disejumlah toko itu digunakan bermain Trading Forex.

Sisa uang yang digunakan bermain Trading Forex itu disimpan di kebun dalam tas sekitar lokasi Andi Baso mengaku dirampok, namun saat dicari tim Resmob Polres Luwu Timur tidak menemukan tas tersebut.

“Pengakuannya, uang itu sudah ditransfer digunakan main trading forex, katanya sisa uang itu disimpan dalam tas baru disembunyi dalam kebun, tapi tadi dicari tidak ditemukan,” Kata Tom Resmob Polres Luwu Timur.

Sebelumnya, Andi Baso menghebohkan warga setempat, dia mengaku dirampok di Desa Tarengge Timur, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan tepatnya di jalan poros Desa Maramba menuju jalan Trans Sulawesi, Kamis (16/6/22) sekitar pukul. 17.00 WITA.

Dia mengaku uang hasil tagihan sekitar Rp50 juta dalam tas dirampok dijalan saat mengendarai motor setelah melakukan penagihan disejumlah toko, pelaku menurut Andi Baso sebanyak dua orang, tas yang berisi uang itu ditarik perampok, lalu Andi Baso terjatuh.

Ternyata pengakuan Andi Baso hanya direkayasa, sebelum melancarkan aktingnya, terlebih dahulu sisa uang yang digunakan bermain trading forex itu disimpan dalam tas, lalu disembunyi dalam kebun warga.

Usai rebahkan motornya, Andi Baso membuat drama seolah dirampok dan berteriak meminta tolong, akhirnya warga sekitar berdatangan dan menemukan Andi Baso duduk bersimpuh dipinggir aspal.

Andi Baso saat ini sudah diamankan di Polres Luwu Timur, polisi juga masih terus melakukan pencarian terhadap sisa uang dalam tas yang disembunyikan oleh pelaku.

Tim batarapos.com

SebelumnyaWaduh, Karyawan Indo Marco Yang Mengaku Dirampok Ternyata Hanya Rekayasa !
SelanjutnyaUPT SMP Negeri 3 Baebunta Gelar Kegiatan Penamatan dan Perpisahan Angkatan Ke 17