Penamatan dan Kenaikan Kelas MI Al Ikhwan Cempa, Isak Tangis Siswa Pecah

228

Bone, batarapos.com – Isak tangis bercampur haru para pelajar berkucuran saat mendengar nama mereka dinyatakan lulus oleh pihak sekolah MI Al Ikhwan Cempa, begitu juga terlihat kepada orang tua siswa.

Kegiatan penamatan dan sekaligus kenaikan kelas MI Al Ikhwan Cempa tersebut berlangsung cukup sederhana digedung sekolah dengan mengikuti protokoler kesehatan ditengah pandemik Virus Corona Covid19 (Rabu, 16 juni 2021).

Serta dihadiri langsung oleh Ketua yayasan dan Ketua Komite, Ketua Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Desa Padaelo, para tokoh agama, tokoh pemuda, aparat pemerintah Desa, dan masyarakat.

Sedikitnya terdapat 12 siswa dan siswi kelas VI dinyatakan lulus berdasarkan penetapan kelulusan dengan nomor B029EB210369/PP100.4/6/2021, begitu juga pengumuman hasil rapat keputusan dewan guru dan Kepala Sekolah tahun ajaran 2020/2021

Dengan nomor P/029MI.21.03.69/PP.00.4/6/2021 tentang penetapan penamatan penaikan kelas dan kelulusan siswa kelas VI siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Ikhwan Cempa Desa Padaeolo, Kecamataman Lamuru, Kabupaten Bone.

Kepala Sekolah MI Al Ikhwan Cempa Drs. Maryono Tamin, S.Pdi berharap kepada anak didiknya itu bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan mengharumkan nama baik sekolahnya.

Ungkapan rasa terima kasih juga tak luput diutarakan Kepala Sekolah kepada ketua yayasan dan ketua komite yang telah berjuang keras membangkitkan MI Al Ikhwan Cempa yang dahulunya kumuh, yang dahulunya memiliki bangunan reok alhamdulillah saat ini sudah bisa dinikmati anak-anak kita.

“Kami juga berharap kepada masyarakat Desa Padaelo untuk mendukung apapun yang dilaksanakan oleh pihak sekolah baik secara interen maupun eksteral yang diadakan tenaga pendidik atau dewan guru”,tutur Kepsek MI Al Ikhwan Cempa.

Sementara itu Samsurdiaman, S.Pdi selaku ketua panitia pelaksana kegiatan dan juga sebagai ketua pengurus Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Sipakainge Desa Padaelo, Kecamatan Lamuru dalam sambutannya tak luput mengingatkan kepada orang tua siswa agar selalu menjaga hak-hak buah hati mereka khususnya diwilayah kerjanya.

Baik itu mengenai perlindungan anak seperti untuk mendapatkan hak pendidikan, tidak mempekerjakan anak secara berlebihan dan yang terpenting hindari kekerasan terhadap anak secara fisik. (Yusri/Agustang).

SebelumnyaLanjutan Tuntutan Aksi PP Pemilar Terkait Perusahaan dan Kawasan Industry, Ini Hasil Kesepakatan Bersama DPRD
SelanjutnyaPolsek Malili Datangi TKP Judi Sabung Ayam