Plafon UGD Puskesmas Wotu Roboh, APH Akan Lakukan Penyelidikan !

235

Luwu Timur, batarapos.com – Pasca robohnya plafon UGD Puskesmas Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Aparat Penegak Hukum (APH) diharap lakukan penyelidikan dan pemeriksaan fisik bangunan.

Pasalnya, bangunan tersebut baru sekitar setahun setelah dilakukan rehab besar dengan kucuran pagu anggaran sebesar Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) melalui DAK yang dikelola oleh CV. Cendana Permai.

Plafon yang roboh disertai puing pasangan batu bata tersebut tepat di ruang UGD yang juga merupakan jalur evakuasi pasien dari UGD ke ruang rawat inap, Malam tadi, Kamis (15/4/21) sekitar pukul. 23.15 WITA.

Untungnya, saat kejadian tidak ada aktivitas perawat di ruangan tersebut sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka, namun reruntuhan bangunan merusak sejumlah alat medis di PKM Wotu.

Batu bata yang jatuh menimpah plafon dan sejumlah alat medis

Saat dikonfirmasi, Andi Makkasau selaku PPK proyek rehab tersebut berdalih bahwasanya, pasangan batu bata yang ambruk menimpa plafon merupakan bangunan lama yang tidak termasuk dalam rehab tersebut.

“Kalau itu plafon memang sudah direhab, tapi itu pasangan batu bata yang jatuhi plafon bangunan lama bukan rehab” Jawab Andi Makkasau saat dikonfirmasi via handpone.

Andi Makkasau juga menjelaskan bahwa, sebelum rehab berat UGD dan RRI PKM Wotu, jauh sebelumnya juga pernah direhab sehingga batu bata yang jatuh menimpa plafon.

“Yang jatuh adalah batu bata yang menyebabkan plafon dan rangkanya rusak, bangunan RRI sudah pernah di rehab pak, Yang jatuh batu bata dari pasangan lama” Jelasnya.

Rangka (sloof) bekas tempat batu bata melekat

Terpisah, Kepala Puskesmas Wotu (Suharto) juga dikonfirmasi membenarkan robohnya plafon UGD tersebut, namun menurutnya, semua pihak termasuk rekanan dan PPK telah dipanggilnya dan bersedia melalukan perbaikan hari ini juga.

“Iya benar tadi malam roboh, jadi kami sudah panggil kontraktornya yang kerjakan dulu dengan PPKnya, mereka bersedia perbaiki, diupayakan mulai hari ini” Tuturnya.

Sementara Satreskrim Polres Luwu Timur yang ditemui batarapos.com mengatakan, akan memanggil seluruh pihak terkait dalam proses pekerjaan rehab tersebut.

“Kita upayakan akan panggil semua pihak yang terlibat dalam proses pekerjaan rehab itu” Kata Kasat Reskrim Polres Luwu Timur. (HS).

SebelumnyaPolres Luwu Timur Musnahkan Miras dan Knalpot Racing Pakai Tandem Roller
SelanjutnyaBupati Luwu Timur Berharap Dinas Kominfo Terdepan di Era Digitalisasi