12 Januari 2026, 4:48 pm

Purnatugas Bukan Akhir Pengabdian, PPL Luwu Utara Ini Siap Berdayakan Petani Secara Mandiri dan Profesional

Liputan : Dedi

Luwu Utara, batarapos.com – Setelah puluhan tahun mendedikasikan diri sebagai ujung tombak pembangunan pertanian di desa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) senior, Suprapto, resmi memasuki masa purna bakti per tanggal 1 Januari 2026 kemarin.

Suprapto resmi menerima SK Purnatugas (pensiun) dari Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, di pengujung tahun kemarin, tepatnya pada 31 Desember 2025 malam, di Pelataran Rujab Bupati bersama dengan puluhan ASN Luwu Utara lainnya.

Penyerahan SK purnatugas kala itu berlangsung dengan penuh khidmat, di tengah suasana malam perayaan pergantian tahun yang begitu sederhana, namun penuh makna. Usai menerima SK itu, Suprapto mengaku tak akan berhenti mengabdi.

Baginya, purnatugas bukan berarti berakhirnya pengabdian buat Luwu Utara, melainkan awal dari dimulainya pengabdian dan dedikasi tanpa batas yang selama ini ia lakoni puluhan tahun sebagai ASN di Bumi La Maranginang, jukukan Luwu Utara.

Ia pun menegaskan bahwa semangatnya untuk memajukan sektor pertanian Luwu Utara tak akan pernah surut.

“ Pensiun bukan berarti berhenti mengabdi. Karena penyuluh pertanian ini adalah profesi yang memiliki cita-cita etis kemasyarakatan,” Ucapnya, Senin (12/1/2026).

Selama masa dinasnya, Suprapto dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan kelompok tani. Sehingga tak heran para petani di wilayah binaannya begitu mengenali sosoknya yang tenang. Tak hanya itu, pembawaannya yang tenang, juga menjadi nilai plus bagi petani.

Tak hanya memberikan teori di atas kertas, tetapi ia juga terjun langsung mempraktikkan inovasi teknologi pertanian bersama petani.

“ Penyuluh pertanian ini adalah panggilan hati. Ketika panen meningkat, maka kepuasaan tak bisa dinilai dengan materi,” Terangnya.

Berbeda dengan kebanyakan pensiunan yang memilih untuk beristirahat total, Suprapto justru bakal menyiapkan rencana besar, yaitu ingin mengabdi di luar struktur pemerintahan dengan tetap menjadi mitra strategis petani secara lebih mandiri dan profesional.

“ Saya memang sudah bukan pegawai pemerintah lagi, tetapi ilmu yang saya miliki adalah amanah. Saya ingin membuktikan bahwa pengabdian tidak boleh dibatasi SK pensiun, sebab petani masih membutuhkan teman untuk berdiskusi dan bertukar pikiran,” Tandasnya.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan