Ratusan Gram Emas dan Uang Jutaan Rupiah Milik Warga Tomoni Raib, Korban Diduga Dihipnotis

2673

Luwu Timur, batarapos.com – Mbah Tarwi, Warga Desa Mulyasri, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan diduga jadi korban hipnotis, Selasa (9/8/22), sekitar pukul. 09.30 WITA.

Kejadian itu diungkapkan Tiah selaku anak korban, dia mengungkapkan bahwa pelaku berhasil membawa kabur ratusan gram emas dan uang tunai jutaan rupiah.

Korban yang sedang jaualan nasi kuning di area terminal Tomoni tiba-tiba disambangi oleh seorang ibu-ibu yang tidak dikenal dengan alasan akan memesan nasi kuning seratus porsi, saat berbincang, tiba-tiba korban diajak naik ke mobil, diatas mobil sudah ada tiga orang laki-laki.

Diduga sudah terpengaruh hipnotis, Korban tidak memperdulikan orang yang ada diatas mobil, selanjutnya korban dibawa ke arah Mangkutana, diatas mobil itulah sejumlah emas yang dikenakan dicopot pelaku, tepat didepan SPBU Tomoni, korban sempat tersadar lalu meminta diantar pulang.

“Mama ku dibawa pergi naik mobil, diatas mobil emas yang dia pakai seperti cincin, kalung dan gelang diambil sama pelaku, pas di SPBU itu mama ku sadar minta diantar pulang, makanya pelaku ini antar kembali,” Ungkap Tiah.

Saat diantar kembali ke tempat jualannya, pelaku kembali membujuk korban, dan menanyakan apakah emasnya masih ada di rumah, korban menjawab masih ada, disaat itulah pelaku mengantar korban sampai ditempat jualannya.

Saat tiba ditempat jualan, pelaku membujuk korban untuk sama-sama ke rumah korban dengan alasan saat akan menjemput pesanan nasi kuning bisa langsung ke rumah, korban pun mengantar pelaku, korban dibonceng oleh pelaku menggunakan motor korban beserta alat jualannya, sementara tiga orang laki-laki tetap diatas mobil menunggu di terminal Tomoni.

Saat tiba di rumah korban, pelaku menyerahkan uang Rp. 700 ribu dengan dalih panjar pesan nasi kuning, sembari meminta agar korban mengeluarkan semua emas dalam rumah, korban pun mengambil semua emas, belum puas dengan emas, pelaku kembali menyuruh korban mengambil uang yang disimpan korban sebanyak Rp. 3 juta yang disimpan di rumah.

“Dari tempat mama ku jualan, pelaku yang bonceng mama ku ke rumah pakai keranjang, saat sampai di rumah, pelaku ini minta semua emas dengan uang, mama ku serahkan semua, tapi ada uang dikasi mama ku tujuh ratus ribu itu untuk panjar nasi kuning katanya,” Kata anak kandung korban.

Setelah mengambil semua emas dan uang, pelaku menyerahkan tas ke korban yang katanya isinya semua uang, setelah itu pelaku kembali meminta agar korban mengantarnya kembali ke terminal tempat korban menjual, korban menuruti permintaan pelaku, akhirnya korban kembali dibonceng ke terminal, disana korban langsung ditinggalkan.

“Kurang ajarnya lagi ini pelaku, setelah ambil semua emas dengan uang, dia malah minta mama ku antar kembali ke terminal, mama ku nurut akhirnya diantar lagi kesana, disana dia ditinggalkan, mama ku kembali ke rumah buka tas itu yang disimpan pelaku ternyata isinya kertas semua,” Ujar Tiah.

Terpisah, Kapolsek Mangkutana AKP. Nyoman Sutarja, S.Sos membenarkan kejadian tersebut, pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.

“Tadi sudah ada laporannya, anggota sekarang lakukan penyelidikan, mudah-mudah secepatnya terungkap,” Kata Kapolsek Mangkutana.

Akibat kejadian itu pelaku berhasil membawa kabur emas korban sebanyak 115 gram dan uang tunai Rp. 3 juta, korban juga hingga saat ini masih mengalami trauma.

Tim batarapos.com

SebelumnyaHadir di ODP Petrokimia Gresik, Petani Asal Tomoni Ini Ungkap Hasil Panen Setelah Gunakan Pupuk Nonsubsidi, Hasilnya Bikin Melongo !
SelanjutnyaDukung Percepatan Vaksinasi, Ketua DPD PPNI Luwu Utara Silaturahmi Dengan Kapolres