
Liputan : Rudini
Morowali Utara, batarapos.com – Sebanyak 54 desa di Kabupaten Morowali Utara akan menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 52 kepala desa akan berakhir masa jabatannya tahun ini, sementara dua desa lainnya mengalami kekosongan kepemimpinan akibat faktor khusus.
Dua desa tersebut yakni Desa Peleru di Kecamatan Mori Utara, di mana kepala desanya mengundurkan diri, serta Desa Bimor Jaya di Kecamatan Petasia Timur yang kepala desanya tersandung kasus hukum.
Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Pilkades serentak tersebut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Morowali Utara menggelar bimbingan teknis (Bimtek) di Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh para camat, kepala desa, serta panitia pemilihan tingkat desa yang akan terlibat langsung dalam pelaksanaan Pilkades. Adapun jadwal pencoblosan telah ditetapkan pada 22 Juli 2026.
Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada panitia terkait prosedur teknis pelaksanaan, sekaligus menyamakan persepsi dan langkah dalam menyukseskan Pilkades serentak.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapan seluruh pihak agar proses pemilihan dapat berjalan lancar, aman, dan sukses.
Asisten I Pemerintah Daerah Morowali Utara, Krispen Masu, S.STP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Morowali Utara, secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Krispen menegaskan bahwa Pilkades serentak merupakan agenda penting bagi masyarakat desa. Ia menyebut, proses ini bukan hanya sekadar memilih pemimpin, tetapi juga menjadi sarana memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“ Oleh karena itu, pelaksanaan Pilkades ini harus kita jaga agar berlangsung tertib, aman, jujur, adil, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, ” tegasnya.
Turut hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut yakni Ketua KPU Morowali Utara, Bawaslu Morowali Utara, perwakilan Kapolres, serta Kepala Dinas PMD Morut, Drs. Andi Parenrengi.
Adapun 54 desa yang akan menggelar Pilkades serentak tersebar di 10 kecamatan, yakni:
Kecamatan Petasia: Ganda-Ganda, Koya, Gililana, Tanauge, Korololaki, Korololama.Kecamatan Petasia Timur: Bunta, Tompira, Mohoni, Molino, Ungkea, Keuno, Bimor Jaya.
Kecamatan Petasia Barat: Tiu, Togo Mulya, Moleono, Onepute. Kecamatan Lembo: Beteleme, Uluanso, Mora, Waraa, Tingkeao, Wawopada, Tinompo, Korompeeli, Lemboroma, Lembobaru, Korobonde. Kecamatan Lembo Raya: Dolupo Karya, Po’ona, Pontangoa, Jamor Jaya, Paawaru, Lembobelala. Kecamatan Soyojaya: Tambayoli, Panca Makmur, Tamainusi, Tandoyondo. Kecamatan Mori Atas: Taende, Ensa, Kolaka, Peonea, Lanumor, Tomui Karya, Saemba Walati, Pambarea.Kecamatan Bungku Utara: Baturube, Opo, Tokonanaka, Matube, Tokala Atas.
Kecamatan Mamosalato: Girimulya, Winangabino. Kecamatan Mori Utara: Peleru.
Pelaksanaan Pilkades serentak ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat demokrasi di tingkat desa sekaligus mendorong pembangunan yang lebih partisipatif dan berkelanjutan.













