Liputan : Dedhy
Luwu Utara, batarapos.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Luwu Utara mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kepala UPT TK, SD, dan SMP di wilayahnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan Napak Tilas Perlawanan Rakyat Luwu, yang digelar pada Jumat, (23/01/2026).
Surat edaran bernomor 400.3/149/Disdikbud tersebut diterbitkan di Masamba pada Kamis, 22 Januari 2026, sebagai tindak lanjut surat Presidium Gerakan Perjuangan Provinsi Luwu Raya Nomor 10/GPPRL/I/2026 tertanggal 20 Januari 2026.
Dalam surat itu, Disdikbud Luwu Utara mengimbau para guru SD dan SMP untuk mengikuti kegiatan napak tilas yang dimulai dari Tugu Kakao Radda hingga Monumen Affair Masamba, dengan jadwal pelaksanaan mulai pukul 08.00 WITA.
Sehubungan dengan perkiraan kehadiran massa dalam jumlah besar yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas, Disdikbud juga menginstruksikan agar sekolah TK, SD, dan SMP yang berada di sekitar Kota Masamba, khususnya di sepanjang jalur jalan provinsi dari Kecamatan Sabbang hingga Kecamatan Tanalili, meliburkan siswa selama satu hari.
“ Langkah ini diambil demi menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik, ” demikian bunyi salah satu poin dalam surat edaran tersebut.
Sementara itu, bagi sekolah yang gurunya mengikuti kegiatan napak tilas namun berada di luar jalur jalan provinsi, diminta untuk mengatur pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) agar tetap berjalan dengan baik.
Disdikbud Luwu Utara berharap surat edaran ini dapat menjadi perhatian seluruh satuan pendidikan guna mendukung kelancaran peringatan Perlawanan Rakyat Luwu 23 Januari 1946 sekaligus menjaga keselamatan siswa dan tenaga pendidik.












