Sijago Merah Hanguskan 5 Rumah di Jeneponto

107

Jeneponto, batarapos.com – Kebakaran terjadi di Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kebakaran tersebut mengakibat 5 rumah panggung hangus terbakar serta rata dengan tanah. Kamis (15/10/2020) pada Pukul 03:00 Wita.

Hal ini dibenarkan oleh salah seorang warga setempat, Ardi, Ia mengatakan bahwa kebakaran tiba-tiba terjadi disalah satu rumah warga dan apinya langsung membesar serta menjalar ke rumah yang ada didekatnya.

“Iye, ada 5 rumah yang terbakar tadi subuh,” ujar Ardi saat di konfirmasi.

Dari ke 5 rumah yang terbakar ini tidak ada barang yang bisa diselamatkan oleh pemilik rumah, melainkan hanya pakaian yang digunakan.

“Tena naguppa barangna kodong, (tidak ada barangnya yang bisa naselamatkan) karena apinya langsung besar),” ungkapnya.

Kebakaran yang terjadi ini belum diketahui  apa penyebabnya, dan
Keluarga korban kebakaran, Suandi menyebutkan lima rumah yang hangus terbakar.

“Dg Sikki, Dg Sampara, Dg Sirua, Dg Lebong dan Dg Ginda, itu nama pemiliknya rumah yang terbakar,” ungkap Suandi.

Beruntung ke lima pemilik rumah tersebut cepat mengetahui dan menyelamatkan diri sehingga tidak terjadi korban jiwa.

“Tidak adaji korban jiwa yang terbakar tapi rumahnya habiski semua,” katanya.

Lanjutnya, biar korban luka tidak ada karena pemilik rumah semua ditahan sama warga agar tidak mendekat ke rumahnya yang terbakar.

Tidak adaji juga korban luka,” tambahnya.

Api berhasil dipadamkan setelah 6 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk membantu memadamkan api di rumah yang terbakar.

Hal ini di ungkap oleh salah satu anggota damkar (Burhan).

“5 unit armada dan dibantu 1 unit armada dari dinas sosial,” ujarnya.

Pemadaman rumah yang terbakar lumayan lama karena memakan waktu selama 2 jam dilokasi kebakaran.

“Sekitar jam 3 mulai, selesai pemadaman jam 6:15 pagi,” ungkap Burhan.

Korban jiwa ini bukan merupakan korban kebakaran tetapi korban yang terjatuh dari tangga rumahnya saat mendengar rumah keluarganya terbakar.

Suandi warga setempat membenarkan ada orang yang meninggal dunia saat terjadi kebakaran.

“Iye ada orang meninggal 1 orang tapi bukanji korban kebakaran,” ujarnya.

Lanjutnya, korban meninggal ini terjatuh dari tangga rumahnya yang tak jauh dari lokasi kebakaran, sehingga mengakibatkan benturan keras dileher belakan dan mengakitkan dia meninggal dunia.

Terburu-buru itu keluar dari rumah na jatuh ditangga, mau i kapang pergi nabantu memadamkan api kodong,” tambahnya.

Diketahui korban meninggal yang jatuh dari tangga ini bernama Toha dg Nai.(Ridwan Tompo).