22 Februari 2024, 1:56 am

SPBU Mangkutana Terancam Sanksi Pemutusan Hubungan Usaha Dari Pertamina ?

Luwu Timur, batarapos.com – Tim investigasi Pertamina Regional Sulawesi melakukan investigasi dugaan kerja sama operator SPBU 74.929.04, Lopi Desa Pancakarsa, Kecamatan Mangkutana, kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dengan pelangsir BBM.

Itu disampaikan senior Supervisor Communication Relations Pertamina Regional Sulawesi, Taufiq Kurniawan kepada batarapos.com via whatsapp, Minggu (2/10/22).

” Sedang dalam proses investigasi pak,” Kata Taufiq Kurniawan usai membaca berita yang diterbitkan batarapos.com pagi tadi setelah Polsek Mangkutana mengamankan satu unit mobil pelangsir yang sudah dimodifikasi.

Dia menegaskan bahwa jika hasil investigasi terbukti ada kerjasama antara pihak SPBU dengan para pelangsir BBM maka akan disanksi tegas.

” Kita selidiki dulu, nanti tergantung tingkat pelanggrannya, sanksi mulai dari teguran sampai pemutusan hubungan usaha,” Tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, mobil jenis Panther dan kijang modifikasi bebas melangsir BBM jenis Solar subsidi di SPBU Lopi, Desa Pancakarsa, Kecamatan Mangkutana, kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Minggu (2/10/22).

Mobil yang tangkinya sudah dimodifikasi ini diduga berkapasitas 500 liter sampai 1 Ton BBM jenis solar, mobil tersebut sudah diparkir di SPBU 74.929.04 sejak malam menunggu waktu penjualan BBM pada pagi hari.

Meski ada aturan baru pembatasan pembelian BBM di SPBU, namun oknum operator di SPBU Mangkutana ini tidak kehabisan akal untuk melancarkan aksi pelangsir membeli BBM jenis solar dalam jumlah banyak.

Dalam satu mobil pelangsir bisa membeli BBM dua hingga empat kali dalam sehari tergantung banyaknya pasokan solar dari Pertamina ke SPBU, jika pasokan mencapai 16 ribu kiloliter pelangsir bisa membeli sampai empat kali, namun jika pasokan hanya 8 ribu kiloliter, maksimal pelangsir hanya bisa dua kali sehari sampai BBM habis terjual di SPBU.

” Operator ji yang atur semua itu, kalau banyak solar masuk biar sampai empat kali masuk membeli, tapi kalau sedikit solar paling banyak dua kali,” Kata salah satu operator SPBU 74.929.04 inisial ER.

Modus yang digunakan menurut operator, dalam satu mobil pelangsir untuk satu kali pembelian diberi jatah empat kali program, dalam satu program sebanyak 80 kiloliter seharga Rp. 544.000,- yang jika ditotal, pelangsir dalam sekali pembelian mendapat jatah 320 kiloliter dengan total harga Rp. 2.176.000,-

Jumlah tersebut hanya sekali pembelian, jika pasokan BBM ke SPBU sampai 16 ribu kiloliter, minimal pelangsir bisa membeli tiga kali bahkan empat kali sampai BBM di SPBU Habis, yang jika ditotal satu mobil pelangsir minimal bisa mendapat jatah 960 kiloliter sampa 1 ton solar dalam sehari.

” Kalau mobil pelangsir itu dikasi sampai empat kali program satu kali membeli, sekali program tidak boleh lewat delapan puluh liter, jadi hitung mi saja, empat kali delapan puluh liter,” Ucap operator SPBU.

Ditanya soal bagaimana cara mengkadali sistem yang mengatur tentang pembatasan pembelian setiap kendaraan berdasarkan nomor polisi, sang operator blak-blakan mengungkap jika semua itu operator yang mengatur.

Operator SPBU ini memgakui untuk melancarkan pembelian pelangsir secara berulang-ulang, operator bertugas untuk mencari nomor polisi kendaraan yang sudah pernah melakukan pengisian BBM di SPBU tersebut namun tidak aktif setiap hari datang membeli BBM, nomor polisi kendaraan itu dicek di buku catatan operator.

” Kalau soal itu gampang ji, karena nomor platnya sudah digunakan saat pengisian pertama, untuk pengisian berikutnya itu operator yang kerjakan, jadi dicari itu plat nomor mobil yang ada di buku catatan, dilihat juga disitu yang jarang membeli disini, nomor plat itu dikasikan sama pelangsir,” Ungkapnya.

Para pelangsir setelah melakukan pengisian pertama, langsung mengambil barisan antrian berikutnya sampai tangki mobil mereka full, bahkan ada juga yang hanya sekali atau dua kali pengisian langsung membawa BBM mereka tempat penampungan yang tak jauh dari lokasj SPBU 74.929.04 selanjutnya kembali lagi ke barisan antrian.

Timbatarapos.com

Baca Juga :

Mobil Modifikasi Diduga Muat Hingga 1 Ton BBM Solar ! Operator SPBU Mangkutana Kerja Sama Pelangsir ?

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

3,001FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan