Terancam Gagal Panen, Petani Luwu Timur Minta Tambahan Waktu Buka Air

18

Luwu Timur, batarapos.com – Ribuan hektar lahan petani terancam gagal, pasalnya sawah mereka sudah kekeringan hingga mengalami keretakan.

Hal itu diakibatkan, musim kemarau dan kurangnya debit air serta terkendala buka tutup irigasi induk seiring berjalannya proses pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi.

Petani dan irigasi harus saling mengatur jadwal buka tutup air, yang jadwal buka air hanya sepuluh hari, sehingga jangka waktu buka air tidak tersalur secara merata ke sawah petani hingga tiba masa tutup air.

Dengan demikian, para petani meminta agar jadwal tutup air diundur hingga sawah petani kebagian air secara merata, untuk mengantisipasi gagal panen secara massal.

“Kami sangat bermohon dan meminta kepada pihak terkait agar jadwal tutup air dimundurkan, beri kami waktu untuk mengairi sawah kami yang tanahnya sudah retak” Harap petani sembari bermohon.

Menanggapi permohonan itu Sekretariat Komisi Irigasi Luwu Timur akan melaksanakan rapat tingkat komisi yang akan dilaksanakan di gedung pertemuan Dinas Pertanian, Senin (9/9/19) sekitar pukul. 09.00 wita. (HS).

SebelumnyaWabup Irwan Hadiri Sosialisasi Perlindungan Dan Peluang Pasar Pelaku UKM
SelanjutnyaDukung Revisi UU KPK, Forum Peduli Keadilan Bangsa Gelar Aksi Damai di Makassar