Terkait Dugaan Pembangunan Jembatan Bosalia, Tipikor Polres Jeneponto Amankan Satu Boks Dokumen

3

Jeneponto, Batarapos.com – Usai menggeledah sejumlah ruangan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jeneponto, Tim Tipikor berhasil mengamankan satu boks berisi dokumen, Jum’at (2/7/19).

Penggeledahan itu dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Boby Rahman dan dikawal oleh Tim Pegasus dan Brimob bersenjata lengkap.

Penggeledahan tersebut dimulai pukul 09.00 – 11.00 Wita. Meskipun memakan waktu yang cukup lama saat melakukan penggeledahan, Tim Tipikor Polres Jeneponto, berhasil mengamankan satu buah boks yang berisi sejumlah dokumen penting terkait dengan dugaan korupsi pembangunan Jembatan Bosalia.

“Kami melakukan penggeledahan terkait dugaan korupsi Jembatan Bosalia 2016,” ucap AKP Boby Rahman.

Lanjutnya Boby, kasus tersebut pihaknya tengah memeriksa belasan saksi. Dan pihaknya telah mengamankan dokumen – dokumen terkait dugaan Jembatan Bosalia.

“Kurang lebih 16 saksi sudah kita periksa. Dan dokumen – dokumen terkait penggadaan Proyek Jembatan Bosalia,” kata dia.

Proyek Jembatan Bosalia menelan anggaran APBN kurang lebih Rp. 4 Miliar. Dari hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ditemukan kerugian negara Rp. 600 juta.

“Kerugian negara dari hasil pemeriksaan BPKP kurang lebih Rp. 600 juta. (Untuk tersangka) masih digelar nanti,” tutupnya. (Ridwan Tompo)