TPPS Luwu Timur  Ikuti Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting tingkat Sulsel

Makassar, batarapos.com – Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Luwu Timur mengikuti Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2023, di MaxOne Hotel Makassar, yang akan berlangsung dari tanggal 24 – 26 Mei 2023.

Kegiatan dalam rangka menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 440.5.7/4190/Bangda Tanggal 1 Maret 2023 Perihal Pelaksanaan 8 (Delapan) Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Daerah, dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Rabu (24/05/2023).

Sementara TPPS Lutim dipimpin oleh Kepala Bapelitbangda, Dohri As’ari, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Adnan, dan Kepala Dinas P2KB, Hj. Puspawati Husler.

Kepala Bapelitbangda Lutim, Dohri As’ari usai mengikuti pembukaan mengatakan, aksi konvergensi percepatan penurunan stunting merupakan bentuk kegiatan yang digunakan untuk meningkatkan pelaksanaan integrasi intervensi gizi dalam pencegahan penurunan stunting.

Adapun tujuan penilaian kinerja kabupaten/kota dalam pelaksanaan kegiatan ini, kata Dohri, adalah untuk mengukur tingkat kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 (delapan) aksi konvergensi penurunan stunting, untuk memastikan akuntabilitas kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting.

Selanjutnya, untuk mengevaluasi kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting, dan mengapresiasi kinerja pemerintah dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting.

“Penilaian kinerja aksi konvergensi percepatan penurunan stunting (lokus tahun 2022) tingkat Sulsel ini sangat penting diikuti untuk mengukur tingkat kinerja pemerintah kabupaten. Semoga Kabupaten Luwu Timur bisa memperoleh hasil yang baik dalam penilaian ini,” jelas Dohri.

Usai pembukaan acara, Gubernur Sulsel bersama Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina mengunjungi setiap stand pameran inovasi penurunan stunting yang ditampilkan kabupaten/kota, tidak terkecuali stand milik Kabupaten Luwu Timur.

Dalam pameran ini, Luwu Timur menampilkan berbagai macam bahan produk olahan makanan dan minuman yang terbuat dari daun kelor, seperti puding, bakso, teh, dan stik krupuk.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman turut memuji makanan olahan Lutim yang dipamerkan tersebut bahkan membeli olahan tersebut. “Ini mantap, makanan penambah gizi untuk anak-anak,” ujarnya saat meninjau olahan daun kelor Lutim.

Sumber : Humas/Kominfo-sp

SebelumnyaP2TP2A Bone Belum Terima Laporan Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur, Terduga Pelaku Ayah Kandung ?
SelanjutnyaCegah Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Dinsos P3A Gelar Pelatihan dan Pelaporan