Turun Temurun, Budaya Gotong Royong Warga Tellu Limpoe Masih Terpelihara 

293

Bone, batarapos.com – Gotong royong merupakan salah satu nilai budaya kearifan lokal yang sampai saat ini masih terjaga dengan erat dalam sendi-sendi lapisan masyarakat pedesaan.

Gotong royong bukan hanya tentang menyelesaikan suatu pekerjaan, tapi sekaligus untuk mempererat hubungan tali persaudaraan. Budaya ini rupanya masih terjaga dengan baik oleh masyarakat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Seperti sejumlah warga Desa Polewali,  Kecamatan Tellu Limpoe sebagai misal. Nampak terlihat puluhan warga Desa ini tengah sibuk melakukan gotong royong disalah satu kebun milik Jemmaing yang berada persis disebuah lereng  gunung. Rabu, (17/02/2021).

Tidak hanya laki-laki, namun sejumlah dari kaum perempuan juga melibatkan diri dalam kegiatan gotong royong ini. Bahkan juga terlihat kepala Dusun,   RT dan Sekertaris Desa Polewali saling berbaur dengan warganya.

Sekertaris Desa Pole Wali Umar. S.Sos. menuturkan semangat gotong royong timbul dari kesadaran masyarakat untuk mewujudkan suatu tujuan bersama. Karena kita manusia sebagai makhluk sosial juga tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain.

Dengan adanya perilaku gotong royong yang tertanam disendi-sendi kehidupan dalam bermasyarakat tentunya akan membuat hubungan persaudaraan makin erat.

“Budaya gotong royong masyarakat Tellu Limpoe sudah turun temurun sampai hari masih terjaga dengan baik”,cetus Sekdes Polewali.

Sementara itu Kasmin (42) menambahkan dengan adanya budaya gotong royong warga Kecamatan Tellu Limpoe, pekerjaan masyarakat disini terasa menjadi ringan.

“Untuk kegiatan (gotong royong) bercocok tanam seperti ini hanya satu kali dalam setahun. Namun untuk kebersihan lingkungan kita lakukan seminggu sekali”,beber Kasmin. (Yusri).