Cara Unik Panitia, Calkades di NTT Kampanye Layaknya Pilkada

59

NTT,  Batarapos.com – Begini cara unik Panitia Penyelenggara Pemilihan Kepala Desa periode 2019-2024 di Desa Buti, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Panitia penyelenggara membuka kesempatan kampanye layaknya Pilkada dan Pileg, untuk para calon Kepala Desa menyuarakan visi-misi masing-masing.

Di Desa Buti khususnya, terdapat lima Calon Kepala Desa yang akan bertarung memperebutkan kursi Kepala Desa.

Kepada batarapos.com, Zakarias J. Helmin, selaku ketua Panitia  Pilkades Buti, menuturkan bahwa pihaknya sengaja membuka kesempatan kampanye, agar silaturahmi tetap terjaga, serta para calon dapat menyampaikan visi-misi.

“Kami dari Panitia sengaja membuka kesempatan kampanye perdana dan berorasi politik  kepada ke Lima calon  secara serentak, agar menciptakan ke akraban antara calon yang Satu dengan calon yang lain, menciptakan rasa aman antara pendukung dari masing masing  calon, sekaligus agar masyarakat menilai langsung kemampuan dari ke Lima calon ini lewat visi – misi yang di paparkan” Ungkapnya.

Kelima calon Kades ini diberi kesempatan kampanye di Kampung Pau, Dusun Golo Rakas Desa Buti, panitia juga menyediakan tempat dan kelengkapan kampanye ke Lima calon.

Tak tanggung-tanggung, para pendukung kelima calon kades pun ramai memadati tempat kampanye.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh ketua panitia, Zakarias  J. Helmin, selanjutnya pemandu acara membacakan tata tertib berkampanye dan berorasi sekaligus membacakan nama-nama calon Kades Buti, berdasarkan nomor urut pemilihan yakni nomor urut 1. Martinus Kashadi ,S H, nomor urut 2. Eduardus sumaryanto, S S, nomor urut 3. Hendrikus Kalim, nomor urut 4. Alexius Baharudin M dan nomor urut 5. Paskalis I. Heriningsih (incumben).

Panitia juga menerapkan aturan kampanye, Setiap calon masing masing diberikan Waktu 5 menit untuk  berorasi, usai orasi setiap calon mendaptkan pertanyaan dari Lima orang penanya, penanya Pertama dari pihak Panitia, setiap pertanyaan calon kades berhasil menjawab dengan durasi 2 menit saja.

Pemandu acara juga dengan suguhan kata-kata yang terkesan menghidupkan suasana, menepis ketegangan masing-masing pendukung calon yang hadir, dan menciptakan suasana akrab.

Salah seorang warga (Mama Ajong) kepada batarapos.com berharap agar visi-misi calon yang terpilih nantinya dapat direalisasikan, serta berharap Pilkades berjalan lancar hingga tahap pemilihan.

“Semoga saja tidak ada masalah nanti sampai Hari pencoblosan karena kami semua kelurga, dan Harapan dari saya, semua yang mereka sampaikan terutama Air dan listrik itu bisa di realisasikan, kami orang tua ini sudah tidak mampu angkut Air minum terlalu jauh” Harapnya. (Wensislaus)