15 Januari 2026, 12:03 am

Sikapi Maraknya Kasus Gigitan Anjing, Ini Langkah Komda Zoonosis Luwu Timur

 

Luwu Timur, batarapos.com – Guna menekan laju kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) ini, Komisariat Daerah (Komda) zoonosis/rabies Kabupaten Luwu Timur menggelar rapat kordinasi (Rakor) lintas sector pengendalian penyakit rabies yang melibatkan semua sector terkait antara lain, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, DLH, Dishub, Diskominfo, BPPPD, BPKD, BPBD, Satpol dan Damkar serta Bagian Kesra, yang dipimpin oleh Asisten Eknomi dan Pembangunan, Senfry Oktavianus, Jumat (14/02) pekan lalu.

Rapat tersebut guna membahas langkah-langkah yang akan diambil untuk meminimalisir semakin bertambahnya kasus GHPR di Luwu Timur.

Beberapa keputusan penting yang dihasilkan pada rapat koordinasi ini antara lain yakni rapat koordinasi zoonosis/rabies akan dilaksanakan tanggal 14 setiap bulan, Dinas kesehatan dan puskesmas bertanggung jawab melakukan monitoring/observasi terhadap semua kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) hingga 2 tahun, sesuai masa inkubasi rabies antara dua minggu sampai dua tahun termasuk pula menyediakan data valid dan aktual tentang kasus GHPR dan rabies lalu dibuatkan pemetaan.

Sementara untuk Dinas peternakan diminta menyiapkan data valid mengenai populasi hewan penular rabies, jumlah HPR yang telah di vaksin serta pemetaannya sekaligus melakukan upaya pengendalian populasi GHPR dengan jalan dikebiri untuk hewan jantan dan eliminasi hewan tak bertuan.

Komda zoonosis/rabies kabupaten Luwu Timur akan terus melakukan sosialisasi pengendalian rabies sampai ketingkat Desa terutama Desa-Desa yang beresiko tinggi terhadap GHPR.(HS)

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan