14 Februari 2026, 2:34 pm

PT Vale Transformasi Desa Balambano Sebagai Penghasil Ballo Pahit Jadi Gula Aren

Liputan : Tim

Luwu Timur, batarapos.com – Dikenal sebagai desa penghasil dan penyuplai minuman Ballo Pahit (air nira) ke berbagai kecamatan di Luwu Timur, desa Balambano yang berada di kecamatan Wasuponda kini berekspansi dengan memproduksi Gula Aren.

Melalui program SDGs desa yang didukung oleh Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale Indonesia Tbk, desa Balambano didukung untuk mengembangkan potensi produk gula aren yang ada di desa tersebut.

Direncanakan pada Agustus 2024, program yang merupakan usulan masyarakat tersebut akhirnya mampu membentuk sebuah Kelompok Usaha Gula Aren.

Pada April 2024 proses pendampingan dan pelatihan yang diberikan PT Vale dilakukan secara intens, hingga di bulan Juni 2024 Kelompok Usaha yang terdiri dari Ibu Rumah Tangga dan Pemuda Balambano sudah mampu menjual produk gula arennya sebanyak 8 kilogram ke masyarakat sekitar.

Dibanderol dengan harga Rp.20.000 per 8 ons untuk produk gula aren batok, Rp.15 000 per 130 gram gula aren semut, dan Rp. 20.000  per 250 mililiter untuk gula sarabba, kelompok Usaha Gula Aren Balambano optimis produknya.

Melihat keseriusan Kelompok Usaha Gula Aren Balambano, Kepala Desa Balambano, Muhamad Ronal mengusulkan renovasi Rumah Produksi kepada PT Vale Indonesia Tbk yang berhasil direalisasikan dan diresmikan pada, Rabu (29/10/2025) di dusun Balamnamo, desa Balambano, kecamatan Wasuponda.

“ Kami banyak berterima kasih kepada PT Vale, melalui konsultannya yaitu Commit yang terus mendukung kami untuk bisa membuat kelompok ini. Alhamdulillah wadah rumah produksinya sudah ada. Hasil produksinya juga sudah bisa kita lihat. Tinggal kami mohon bantuannya lagi untuk mendampingi proses pengurusan legalitas usahanya,” Ucap Muhammad Ronal.

Ronal juga berharap kepada Kelompok Usaha Gula Aren untuk bisa konsisten menekuni usaha gula aren sehingga mampu meningkatkan perekonomian desa.

“ Kami juga berharap dari gula aren ini bisa dikolaborasikan dengan potensi desa lainnya seperti pariwisata yang ada di Balambano, sehingga bisa juga menghidupkan ekonomi desa Balambano,” Ujar Ronal.

Sementara itu, Direktur External Relation PT Vale Indonesia Tbk, Endra Kusuma menyampaikan bahwa peresmian Rumah Produksi Gula Aren Balambano ini menjadi spirit baru dalam mengembangkan potensi desa yang ada di wilayah pemberdayaan PT Vale.

“ Banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan menjadi usaha yang menjanjikan, sehingga dapat membuka peluang-peluang ekonomi yang berkelanjutan, menciptakan lapangan pekerjaan baru, yang tujuannya adalah kemandirian masyarakat. Dan gula aren ini hanya salah satu dari banyaknya potensi yang ada di Luwu Timur. Semoga kita semua bisa lebih jeli melihat dan memanfaatkan potensi lokal yang ada di seluruh desa di Luwu Timur ini,” Ujar Endra.

Menurut Endra, adalah bagaimana kelompok usaha ini bisa bekerjasama dengan baik dalam hal produksi, pemasaran produk, dan cara manajemen kelompok usaha lainnya, sehingga kelompok bisa terus eksis.

“ Semoga kedepan Desa Balambano bisa dikenal sebagai desa penghasil gula aren terbesar di Luwu Timur,” Harapnya.

Sebagai informasi, total dukungan PT Vale untuk program Gula Aren yaitu sebesar lebih kurang Rp. 48 juta yang meliputi renovasi bangunan rumah produksi gula aren, pendampingan kelompok usaha, pengadaan alat produksi dan peningkatan kapasitas kelompok.

Bangunan awal rumah produksi merupakan bangunan yang yang dibangun dari dana swadaya masyarakat.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan