Liputan : Yusri
Pangkep, Batarapos.com – Tim SAR gabungan kembali dikerahkan melakukan pencarian korban pesawat ATR-42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT), di kawasan gunung Bulusaraung, Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.
Untuk pencarian dihari kelima ini, sebanyak 90 personil tenaga baru dikerahkan, sembilan puluh relawan ini, kemudian dibagi menjadi 9 Search And Rescue Unit (SRU), untuk mempermudah proses selama penyisiran di kawasan hutan Bulusaraung yang diduga kuat titik terakhir pesawat ATR 42-500 jatuh.
” Dengan harapan areal yang terlihat kecil atau objek untuk mencari, namun sesampai di sana jarak lima meter saja dengan vegetasi padat tadi itu sudah tidak bisa terlihat. Maka dari itu kita pecah menjadi tim-tim kecil dan kita juga sudah arahkan teknisnya, pada titik tertentu mereka berhenti kemudian berpencar kearah kompas masing-masing , ” Terang Asisten Operasi Kodam, Kolonel Inf. Dody Priyo Hadi usai Brieafing bersama Tim SAR. Rabu 21 Januari 2026.
Selain teknik penyisiran, Asisten Operasi Kodam, Kolonel Inf. Dody Priyo Hadi juga membekali Tim relawan persenil dan Tim SAR gabungan berupa satu kotak paket Naraga Plus dan Eprokal Plus, selama berada di dalam hutan Gunung Bulusaraung selama penyisiran di TKP.
” Ada juga perlengkapan spesifikasi Mountaineering, dan rekan-rekan juga kita bekali (Naraga Plus dan Eprokal Plus red) untuk satu orang kita bekali tiga kotak selama tiga hari pencarian. Alhamdulillah bapak kasat memberikan atensi dengan operasi ini, kemarin kita bawah dari jakarta dan sudah tiba dilokasi posko dan kita bagikan kepada teman-teman yang masuk, “Lanjut Kolonel Inf. Dody Priyo Hadi












