
Liputan : Rudini
Morowali Utara, batarapos.com – Kerabat jurnalis Teraskabar.id, Erny Johan Ba’u, meminta pihak Kepolisian Resor (Polres) Morowali Utara untuk serius dan profesional dalam menangani laporan yang telah diajukan terkait dugaan tindakan premanisme yang dialami korban.
Permintaan tersebut disampaikan oleh Jumadin Tara Ropo, yang akrab disapa Adi Bogel, kerabat dekat korban sekaligus mantan Sekretaris BPC HIPMI Morowali. Ia menilai peristiwa yang terjadi tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga mempengaruhi kondisi psikologis keluarga, terutama anak-anak yang disebut mengalami trauma.
Adi Bogel menegaskan bahwa pihak keluarga telah menyiapkan tim kuasa hukum guna mengawal proses hukum yang berjalan. Ia berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum.
“ Ini harus diseriusi oleh pihak Kepolisian. Kami sudah siapkan pengacara untuk mendampingi Ibu Mega. Perlakuan oknum yang dilaporkan tidak mencerminkan sikap seorang pejabat dan cenderung mengarah pada tindakan premanisme, ” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keluarga akan mengambil langkah lanjutan apabila laporan tersebut tidak mendapat penanganan yang maksimal. Meski demikian, ia menyatakan tetap menghormati tugas dan kewenangan Kepolisian dalam menangani perkara tersebut.
“ Kami masih percaya Polres Morowali Utara bisa bersikap profesional. Namun jika kasus ini tidak ditangani dengan serius, kami akan mempertimbangkan langkah berikutnya, ” lanjutnya.
Diketahui, dugaan insiden tersebut terjadi pada Kamis malam, 9 April 2026 sekitar pukul 22.30 WITA, serta berlanjut pada Jumat, 10 April 2026 sekitar pukul 15.15 WITA di kediaman Erny Johan Ba’u.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Morowali Utara belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan laporan tersebut.











