Liputan : Ida Lestari
Luwu Timur, batarapos.com – UPT SMA Negeri 1 Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan bebas narkoba melalui kegiatan BERSINAR Camp 2026 yang digelar selama dua hari, 1 Mei- 2 Mei 2026, di lingkungan sekolah.
Kegiatan bertajuk Berprestasi, Santun, Inovatif, Religius dan Bersih dari Narkoba itu diikuti pengurus OSIS, MPK, serta perwakilan anggota ekstrakurikuler sebagai bagian dari penguatan karakter sekaligus kampanye gerakan anti narkoba di kalangan pelajar.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan edukasi langsung dari personel Satresnarkoba Polres Luwu Timur, yakni I Nyoman Sukarja dan Nasruddin.
Dalam pemaparannya, Aiptu I Nyoman Sukarja menegaskan bahwa pelajar harus memahami bahaya narkoba dari sisi hukum maupun dampaknya terhadap masa depan.
“ Kami ingin adik-adik pelajar memahami bahwa narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga bisa menghancurkan cita-cita karena ada konsekuensi hukum bagi pengguna maupun pengedar, ” ujarnya.
Sementara AKP Nasruddin mengajak para peserta menjadi pelopor di lingkungan sekolah dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.
“ Pelajar harus berani berkata tidak pada narkoba dan mampu menjadi contoh bagi teman-temannya. Sekolah bersih narkoba harus dimulai dari kesadaran diri masing-masing, ” katanya.
Memasuki hari kedua, materi dilanjutkan oleh Hasnah Muhasa dari Puskesmas Malili yang membahas dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental remaja.
“ Narkoba dapat merusak sistem saraf, menurunkan produktivitas, bahkan memengaruhi kesehatan mental remaja. Karena itu pencegahan sejak usia sekolah sangat penting, ” jelasnya.

Penguatan karakter dan spiritual peserta juga diberikan oleh Muh Yunus dari Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Luwu Timur melalui materi Filosofi BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah).
Menurutnya, remaja membutuhkan pondasi moral dan spiritual agar mampu menghadapi tantangan zaman serta terhindar dari pengaruh negatif.
Selain edukasi, BERSINAR Camp juga dirangkaikan dengan bakti sosial, senam sehat, lomba yel-yel, puisi, poster anti narkoba, refleksi malam, hingga cerdas cermat antar ekstrakurikuler.
Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Luwu Timur berharap lahir generasi muda yang sehat, berkarakter, religius, dan menjadi pelopor gerakan anti narkoba.










