Liputan : Rudini
Morowali Utara, batarapos.com – Kondisi bangunan SD Negeri Tanauge, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara (Morut) yang mengalami kerusakan parah akhirnya mendapat perhatian serius setelah warga menyampaikan aspirasi langsung kepada DPRD Kabupaten Morowali Utara, Kamis (13/8/2026).
Aspirasi tersebut disampaikan oleh Pj Kepala Desa Tanauge, Faisal Dg Siame, yang membawa keluhan masyarakat terkait kondisi sekolah yang dinilai sudah memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan para siswa maupun tenaga pendidik.
Saat ini, sekitar 60 siswa dan 10 tenaga pendidik menjalankan aktivitas belajar mengajar di tengah kondisi bangunan sekolah yang membutuhkan penanganan segera.
Faisal menyampaikan kondisi tersebut kepada pimpinan dan anggota DPRD Morowali Utara serta sejumlah pejabat terkait. Warga berharap pemerintah daerah tidak menunda perbaikan karena kerusakan bangunan sekolah telah mengganggu rasa aman dalam proses pendidikan.
Pengaduan tersebut mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Morowali Utara. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Morowali Utara dijadwalkan turun langsung ke SDN Tanauge pada Jumat (14/8/2026) untuk melihat dan melakukan pengecekan terhadap kondisi bangunan sekolah.
Menurut Faisal, pemerintah daerah juga akan menyiapkan anggaran penanganan kerusakan sekolah melalui BPBD Morowali Utara.
“ Hasilnya besok tim dari BPBD akan turun liat kondisinya, anggaran akan diambil dari BPBD, ” ujar Faisal kepada Radar Palu usai pertemuan tersebut.
Ia berharap pengecekan lapangan dapat menjadi langkah awal untuk menentukan bentuk penanganan yang tepat terhadap bangunan SDN Tanauge.
Faisal juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPRD Morowali Utara Warda Dg Mamala, unsur pimpinan dan anggota DPRD Morowali Utara, Kepala Badan Keuangan, Kepala BPBD, serta Kepala Dinas Pendidikan yang telah menerima dan merespons aspirasi masyarakat Desa Tanauge.
Menurutnya, perhatian pemerintah dan DPRD terhadap kondisi sekolah tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat, khususnya para siswa, orang tua, dan tenaga pendidik yang selama ini harus menjalankan kegiatan belajar mengajar dalam kondisi bangunan yang memprihatinkan.
Warga kini berharap hasil pemeriksaan BPBD dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret, sehingga kegiatan pendidikan di SDN Tanauge dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan layak bagi seluruh siswa maupun tenaga pendidik.










