Liputan : Dedi
Luwu Utara, batarapos.com — Camat Malangke, Andi Mansyur Panda, bersama Kepala Desa Tolada, Andi Zulpadli, meninjau lokasi plat duiker yang rubuh sekaligus memantau pemasangan jembatan darurat di Jalan Poros Tolada–Girikusuma, tepatnya di Dusun Talagonggo, Desa Tolada, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/10/2026) kemarin.
Pemasangan jembatan darurat tersebut dilakukan secara gotong royong dengan memanfaatkan batang pohon kelapa sebagai upaya sementara untuk mengatasi terputusnya akses transportasi masyarakat akibat rubuhnya plat duiker di jalur penghubung Tolada–Girikusuma.
Camat Malangke, Andi Mansyur Panda, mengatakan bahwa peninjauan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa terhadap kondisi infrastruktur yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.
Menurutnya, gotong royong menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menangani kondisi darurat sembari mengupayakan penanganan lebih lanjut terhadap kerusakan infrastruktur tersebut.
” Pemasangan jembatan darurat diharapkan dapat membantu memulihkan akses transportasi warga, khususnya masyarakat yang menggunakan jalur poros Tolada–Girikusuma untuk menunjang aktivitas sehari-hari, ” Andi Mansyur Panda.
Meski demikian, jembatan darurat tersebut bersifat sementara sehingga diperlukan penanganan lebih lanjut agar infrastruktur yang rusak dapat kembali berfungsi dengan baik dan memberikan keamanan bagi masyarakat pengguna jalan.
” Kami berharap Pemerintah desa dapat terus berkoordinasi untuk mengupayakan penanganan lanjutan terhadap plat duiker yang rubuh, sehingga akses penghubung antarwilayah tersebut dapat kembali normal, ” kuncinya.













