Berawal Knalpot Bising, Guru Pesantren di Bengo Tikam Remaja Lalu Kabur

Liputan : Yusri

Bone, batarapos.com – Seorang guru Pesantren berinisial JN warga Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone tiba-tiba ngamuk secara membabi buta dan tikam remaja berusia 20 tahun lalu kabur.

Korban A. Alfian ditikam di depan rekannya sendiri di Dusun Gattungenge, Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone oleh terduga pelaku JN tidak berselang lama usai terlibat pengeroyokan dengan anak pesantren murid terduga pelaku JN di depan Mesjid Ibadurrahman Dusun Jompie sekitar pukul 11:30 wita minggu 26 April 2026.

Kasus ini diduga bermula kesalahpahaman antara korban Zaki dengan salah satu anak pesantren tempat terduga pelaku JN mengajar, berawal saat Zaki melintas depan pesantren dengan mengendarai sepeda motor menggunakan knalpot racing. Pada minggu 26 April 2026 sekitar pukul 11:00 wita bersama rekannya.

Namun saat korban Zaki tiba di tempat tongkrongan atau TKP, tiba-tiba ia menerima pesan whatshapp dari salah satu anak pesantren tersebut. Ia merasa terganggu mendengar suara knalpot brong Zaki saat melintas depan pesantrennya belajar.

” Zaki di chat melalui pesan whatshapp dan ditantang oleh anak pesantrennya JN, “terang rekan Zaki berinisial AT kepada batarapos.com

Merasa tertantang, Zaki kemudian mendatangi Murid JN di pesantren tersebut seorang diri, namun apes Zaki dikroyok hingga mengalami luka retak bagian hidung akibat dikroyok menggunkan kayu dan batu.

” Zaki kembali di basecamp minta bantuan , ” terangnya.

Zaki kemudian kembali mendatangi murid pesantren bersama rekannya termasuk A. Alfian hingga terjadi perkelahian sengit, namun situasi berhasil diredam oleh salah satu guru pesantren tersebut. Namun merasa terancam siswa pesantren ini melaporkan kejadian kepada terduga pelaku JN.

Tidak berselang lama, sekitar pukul 11:30 wita JN berboncengan muridnya kembali mendatangi rombongan Zaki di Basecampnya dengan mengendarai sepeda motor dan membawa sebilah badik hingga terjadi perkelahian.

” Disitu dia tikam Andi Alfian dan kabur meninggalkan sepeda motornya, “tambahnya AT.

Amarah rekan Zaki dan A. Alfian semakin tidak terbendung, dan membakar sepeda motor JN yang ditinggalkan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara A. Alfian langsung dilarikan ke Puskesmas Lappariaja mendapatkan perawatan medis.

Diketahui A. Alfian mengalami luka tikam dibagian perut sebelah kiri, sementara Zaki mengalami luka serius bagian hidung dan tengah menjalani perawatan medis.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan