5 Maret 2024, 4:00 pm

Bisnis Pabrik Tahu/Tempe di Bone Yang Menjanjikan, Pelaku Usaha di Desa Selli Tak Mengantongi Izin

Liputan : Tim batarapos.com/Zul/Yusri
Editor : Nur Ainun

Bone, batarapos.com – Pengusaha Pabrik Tahu dan Tempe di Kabupaten Bone rata-rata ditemukan  bermasalah dalam membangun dan mengembangkan tempat usahanya.

Bisnis produksi tahu dan tempe dipastikan menjanjikan keuntungan besar dalam produksi serta pemasarannya ditengah-tengah masyarakat. Namun tak disangka bahwa bisnis tersebut layak mendapat perhatian serta pengawasan ketat instansi terkait.

Pasalnya tidak sedikit pelaku usaha mengabaikan kewajibannya seperti wajib mengolah limbah dengan baik dan benar, jika tidak, maka rentan terhadap pencemaran lngkungan yang bisa berdampak besar dan meresahkan masyarakat banyak.

Selain itu, pelaku usaha juga wajib mengantongi izin dan membayar pajak  pendapatan penghasilan kepada negara atas nama perusahaan-perusahaan dan atau perorangan pada umumnya.

Melihat dari hasil limbah pabrik Tahu/Tempe sangat berbau seperti bau bangkai tentu sangat berbahaya terlebih meresahkan, apa lagi hingga sampai terbuang pada aliran sungai selama puluhan tahun, mengakibatkan terjadi dugaan pencemaran lingkungan. Seperti ditemukan pada salah satu Pabrik Tahu dan Tempe bernama Dewa Tahu/Tempe Jalan Poros Bone Sinjai di Desa Tungke, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulsel.

Walaupun mengantongi izin usaha dan membayar pajak penghasilan Namun surat izin usaha yang dimiliki dapat dicabut dan tempat usaha layak ditutup, serta sanksi hukum pidana dan perdata harus diberlakukan.

Pemilik usaha pabrik Tahu/Tempe tersebut sendiri diketahui bernama Edi, dengan hasil produksi Tahu/Tempe dengan kapasitas sangat besar dengan stok bahan baku yang dipersiapkan ribuan kilogram dengan karyawan cukup banyak.

Pembiaran dan pengawasan sangat lemah juga nampak oleh instansi terkait ditempat ini. Bahkan tidak pernah terjamah aparat hukum.

Perkembangan  pesat bisnis Tahu/Tempe dapat dilihat khususnya Kecamatan Bengo, yang masuk dalam wilayah Bone Barat. Sedikitnya terdapat 2 titik lokasi.

Namun sepertinya pelaku usaha ini, selain tidak menghiraukan limbah pabrik yang dihasilkan. Yang bisa berdampak pada dugaan pencemaran lingkungan. Rupanya juga tidak memperhatikan atau menyepelekan surat izin tempat usaha mereka.

Seperti usaha pabrik tempe dan tahu milik Arman yang terletak di Dusun Pammase, Desa Selli, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone. Dari hasil konfirmasi batarapos.com pemilik usaha mengaku tidak memiliki izin sama sekali dalam menjalankan bisnisnya.

” Pernah dulu ada, tapi waktu itu saya di bodohi. Berkas saya diambil sama orang katanya dia mau uruskan, tapi sampai sekarang tidak ada. Saya bayar dulu sama itu orang satu juta tiga ratus”, papar Hj.Remi.

” Saya kasi semua berkas aslinya, karena waktu itu izin usaha saya masih berlaku enam bulan, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) sama Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dulu saya pegang pak tapi diambil semua aslinya sama itu pengurus”, cetusnya.

Hj. Remi mengaku Sejak Tahun 2019, usaha yang dirintisnya itu tidak pernah mengurus lagi Izin Usaha sampai sekarang. Bahkan juga mengaku sudah lama usahanya itu tidak pernah diperiksa lagi pihak UPT Puskesmas Koppe.

” Biasa ji tempat kami diperiksa Puskesmas Koppe, atas nama ibu Lina tapi selama meninggal tidak pernah lagi ada yang periksa,”, tambahnya.

” Dulu tempat usaha saya banyak yang protes warga karena katanya merusak lingkungan akhirnya saya pindah disini,” terang Hj.Remi.

Sultan selaku Kepala Desa Selli dalam konfirmasinya, mengatakan tempat pabrik Tahu Tempe yang beroperasi diwilayahnya diakuinya merupakan pelaku usaha yang terbilang nakal.

Sebelumnya usaha milik Hj. Remi ini beroprasi tidak jauh dari area persawahan masyarakat, sebelum berpindah tempat karena dikomplain, dahulu limbah hasil produksi tahu atau tempe telah mencemari lingkungan.

” Limbah hasil pabrik tahu atau tempe tersebut terbuang kesawah warga, hingga mengakibatkan tanaman padi warga rusak”, jelas sultan. selasa (17/10/2023).

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

3,001FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan