Dibawa Lari Saat Gempa, Bayi Ini Sakit dan Belum Tersentuh Obat di Pengungsian

243

Sulbar, batarapos.com – Hipsa bayi usia 16 Bulan ini kaget saat gempa pertama di Sulawesi Barat, ia dibawa lari oleh orang tuanya saat situasi masyarakat sedang panik.

Akibatnya Hipsa jatuh sakit lantaran diduga kaget saat orang tuanya turut membawanya lari.

Saat ini Hipsa dan kedua orang tuanya berada ditenda pengunsian di SMPN 2 Tappalang ujung, Kabupaten Mamuju, bayi ini belum tersentuh pengobatan.

Kepada batarapos.com, Arju ayah sang bayi mengatakan anaknya sejak dipengungsian lemas, mengalami muntaber dan demam tinggi.

Arju berharap ada tenaga medis yang bisa mengobati anaknya, ia juga berharap jika memang tenaga medis sulit memeriksa anaknya, setidaknya ada obat yang dijual bisa ia beli untuk anaknya.

“Saya sangat kwatir dengan kondisi anak saya saat ini, saya sangat membutuhkan tenaga medis untuk dapat mengobati anak saya paling tidak ada obat yang dijual bisa saya beli, tolong kami kasihan, saya tidak mau terjadi apa-apa terhadap anak saya ” Harap Arju dengan mata berkaca-kaca. (Sbn).