Liputan : Yusri
Bone, batarapos.com – Malang nasib lelaki berinisial BA (40) tahun, warga Dusun Pakkita, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone ditemukan tewas mengenaskan di bawah pohon Maja dengan posisi leher terikat.
Sebelum ditemukan tewas secara misterius, rupanya korban sempat bekerja di pabrik batu tela bersama saudaranya bernama Sudirman, namun saat menjelang sore ia pamit melihat hewan ternaknya di kebun.
” Jam tiga sore dia pamit melihat sapinya di kebun, ” terang kerabat almarhum kepada wartawan.
Namun nahasnya sekitar 3 jam setelahnya, kabar buruk datang dari warga bernama Arifuddin, ia melihat sosok mayat posisi terikat tali di bagian leher dengan posisi duduk telentang dibawah pohon Maja. Kemudian saksi melaporkan temuannya tersebut.
Saat pertama kali ditemukan, warga menilai korban bunuh diri dengan cara gantung diri, namun fakta di TKP besar dugaan almarhum merupakan korban pembunuhan. Dimana posisi korban dinilai keluarganya penuh kejanggalan.
” Ini bukan gantung diri karena posisi korban duduk dengan leher terikat tali, sementara tali yang terikat dari tangkai pohon ke leher korban hanya berkisar kurang lebih satu meter dari tanah, jadi posisi almarhum tidak tergantung ,” Terang Sudirman adik kandung almarhum Sabtu 5 September 2026.
Fakta mencurigakan lainnya juga dibeberkan keluarga almarhum, dimana saat jenazah dimandikan darah segar mengalir dari mulut korban. Tidak hanya itu sejumlah luka lebam juga terdapat ditubuh almarhum
” Lehernya juga patah dan ada juga luka lebam dibagian kepala belakang dan punggungnya, dan baru terlihat saat jenazah dimandikan , ” tambahnya.
Sudirman meminta aparat penegak hukum Polres Bone mengusut tuntas misteri kematian almarhum sodaranya, usai melayangkan laporan polisi dengan bukti laporan polisi nomor: LP/558/IX/SPKT/Res Bone, tanggal 5 September 2026.













