Liputan : Yusri
Bone, batarapos.com – Pemerintah Desa Selli, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone sepertinya kecolongan, wilayah kerjanya keciprat anggaran proyek perbaikan irigasi namun tidak ada sosialisasi ditengah masyarakat pihak terkait.
Kabarnya sejak seminggu terakhir keberadaan rombongan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang berposko di Dusun Libureng, Desa Selli, Kecamatan Bengo melakukan survei lokasi. Rupanya tidak pernah melakukan lintas kordinasi dengan pemerintah setempat, terlebih sosialisasi dengan masyarakat.
” Ada memang mobil asing sering parkir depan rumah, saya juga baru tahu kalau orangnya balai disitu kontrak rumah, karena selama ini tidak ada juga pihak balai komunikasi dan harusnya memang berkomunikasi lah apalagi mereka orang baru dilingkungan ini tentu menjadi tanggung jawab pemerintah setempat , ” terang Erwin Ketua RW Dusun Libureng.
Hal senadah juga diutarakan Sultan Kepala Desa Selli, Kecamatan Bengo, bahkan ia juga kaget dan baru mengetahui keberadaan tim dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang berposko di wilayahnya.
” Tidak pernah datang pihak Balai dikantor ndik komunikasi, baru saya tahu juga kalau mereka berposko depan rumahnya pak RW, ” terang Sultan saat dikonfirmasi Kamis 3 September 2026.
Kades Selli juga menambahkan jika hal seperti ini pihak rekanan ataupun instansi terkait sebelum melakukan survey lokasi pekerjaan melibatkan pemerintah setempat, termasuk para kelompok tani dan tokoh masyarakat setempat.
” Masyarakat khususnya kelompok itu lebih tahu persis, apalagi berbicara saluran irigasi, mengingat petanilah yang fungsikan pengguna air. Kami sangat bersyukur wilayah kami mendapat suntikan dana, namun alangkah baiknya pihak rekanan menjalin komunikasi yang baik, ” ucapnya
Sementara informasi masyarakat Desa Selli juga membeberkan saat ini mereka melihat orang asing di wilayah Dusun Libureng melintas di jalan Poros Coppo Bulu kampung Baru menggunakan sepeda motor dengan membawa peralatan lengkap.
” Orang baru saya liat baru pakai penutup muka, ada semacam tas plastik warna kuning mereka bawah, tapi orang proyek ini pak karena pakai helm proyek, ” terang Baco Tang.












