Dirgahayu 18 Tahun Luwu Timur, Raih Penghargaan di Bidang Perkebunan

60

 

Luwu Timur, batarapos.com – Sejumlah prestasi diraih Kabupaten Luwu Timur memasuki usia ke-18 tahun tanggal 3 Mei 2021, salah satunya dibidang perkebunan di Dinas Pertanian.

Perolehan prestasi Anugrah Pratama Perkebunan Indonesia (APPI) Awards 2020, diperoleh hanya lima Kabupaten di Indonesia salah satunya Kabupaten Luwu Timur

Piagam penghargaan itu diberikan langsung oleh Mentri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo kepada Bupati Luwu Timur pada tanggal 10 Desember 2020 di Jakarta.

Penghargaan yang hanya diterima lima Kabupaten se Indonesia itu atas prestasi di subsektor perkebunan difokuskan pada peningkatan produksi dan pengolahan hasil pada tiga komoditi strategis, diantaranya Kelapa Sawit, Kakao dan Lada.

Untuk perkebunan kelapa sawit sendiri Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Luwu Timur untuk program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) telah mencapai 3.627 hektare selama tiga tahun terakhir.

Tak hanya program PSR, Pemda Luwu Timur juga telah memfasilitasi pembangunan dua unit pabrik Kelapa Sawit yang berada di Desa Maliwowo, Kecamatan Angkona, dan di Desa Asana Kecamatan Burau.

Pemda Luwu Timur juga berhasil menjalin sinergitas dengan para stakeholder lainnya, sehingga harga TBS mengalami kenaikan mencapai 1.575 rupiah per kilogram TBS, yang sebelumnya hanya 800-900 rupiah per kilogram.

Untuk komoditi tanaman Kakao program rehabilitasi (peremajaan) yang telah dilaksanakan hingga tahun 2021 mencapai 3.655 hektare, sementara untuk pengolahan, Pemda Luwu Timur bekerjasama Mentan RI telah membangun 1 Unit Pengolahan Hasil (UPH).

Sementara untuk komoditi lada, Pemda Luwu Timur terus berupaya dalam pembinaan kelompok tani untuk peningkatan produksi lada berkualitas, yang saat ini seluas 5.781, 68 hektare dengan produktifitas 0,93 ton/hektar/tahun, pemda bekerjasama dengan komunitas Masyarakat Pemerhati Indikasi Geografis (MPIG) juga telah mengupayakan fasilitasi penerbitan sertipikat IG lada sebagai salah satu dokumen pengakuan terhadap kualitas lada Luwu Timur.

Untuk harga lada sendiri, Pemda Luwu Timur juga berhasil melakukan fasilitasi harga yang sebelumnya hanya 30an ribu per kilogram saat ini mencapai 60an ribu per kilogram.

Sebelumnya pada tahun 2019, petani lada berprestasi juga menerima penghargaan dari Kementrian Pertanian RI kategori petani lada terbaik nasional. (HS).

SebelumnyaBupati Apresiasi Gotong Royong Aparat Kecamatan Malili
SelanjutnyaHUT ke 18 Kabupaten Luwu Timur, Budiman Paparkan Program Prioritas