Dua Hari Diguyur Hujan, Jembatan Gantung Desa Tungke Terputus

225

Bone, batarapos.com – Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bone sejak 2 hari terakhir mengakibatkan jembatan gantung Dusun Seppange, Desa Tungke, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone ambruk. Minggu, (29/8/2021).

Jembatan yang menjadi perioritas utama masyarakat Kecamatan Bengo tersebut dibangun pada tahun 2020 dan baru difungsikan masyarakat sekitar 8 bulan lalu setelah rampung dikerjakan.

Ambruknya jembatan gantung sepanjang 50 meter dengan lebar 1 meter ini akibat meluapnya air sungai Salo Anrengnge.

Untuk memastikan tidak ada korban jiwa diwilayahnya, anggota kepolisian Polsek Bengo dibawah kendali Kanit Intelkam Aipda Andi Tawakkal SH memantau lokasi jembatanv xx tersebut bersama warga dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak dipergunakan.

Sementara Plt Desa Tungke, Kecamatan Bengo, Hj. Syamsuriana, Sos menuturkan jembatang tersebut merupakan perioritas utama masyarakat Kecamatan Bengo baik warga Desa Tungke, Desa Selli begitu juga masyarakat Desa Walimpong.

Jembatang gantung Seppange ini merupakan akses utama menuju persawahan masyarakat”, jelas Plt Desa Tungke.

Selain jembatan gantung Desa Tungke yang ambruk, luapan air sungai Salo Anrengnge juga mengakibatkan keretakan pada bagian jembatan dijalan poros Camming Watampone. (Yusri).

SebelumnyaKalangan Milenial dan Pengusaha Muda Banyak Bergabung ke Partai UKM Indonesia
SelanjutnyaLuwu Timur Ditetapkan Sebagai Kabupaten Layak ODF